Hindari Data Ganda, BPS Samarinda Petakan Wilayah Petugas Sensus

  • 12 Jun 2026 13:49 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda menyiapkan strategi pemetaan wilayah kerja petugas dalam pelaksanaan sensus ekonomi guna mencegah terjadinya pendataan ganda. Langkah tersebut dilakukan dengan membagi area kerja sesuai beban masing-masing petugas sehingga proses pendataan dapat berlangsung lebih efektif dan akurat.

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto menjelaskan bahwa setiap petugas akan memiliki cakupan wilayah yang telah ditentukan berdasarkan jumlah SLS dan Sub SLS atau RT maupun Sub RT. Pembatasan wilayah ini diharapkan mampu meminimalkan potensi tumpang tindih dalam pengumpulan data pelaku usaha.

"Kami memetakan wilayah kerja petugas sesuai beban kerja masing-masing dan membatasi cakupan wilayah, seperti RT dan Sub RT yang memiliki banyak pelaku usaha, sehingga data ganda dapat dihindari," ujar Supriyanto, Jumat, 12 Juni 2026.

Secara keseluruhan, Kota Samarinda memiliki 2.975 RT dan Sub RT yang menjadi sasaran pelaksanaan sensus ekonomi. Dengan jumlah tersebut, BPS telah menyusun pembagian tugas agar setiap petugas menangani wilayah yang proporsional dan dapat menyelesaikan pendataan secara optimal.

Menurut Supriyanto, rata-rata setiap petugas akan bertanggung jawab melakukan pendataan pada lima hingga enam RT atau Sub RT. Pembagian tersebut disesuaikan dengan kondisi lapangan dan jumlah pelaku usaha yang terdapat di masing-masing wilayah.

Selain meminimalkan data ganda, sistem pemetaan wilayah juga diharapkan meningkatkan kualitas hasil sensus yang nantinya menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi daerah serta penyusunan statistik resmi pemerintah.

"Apabila masih ada masyarakat yang merupakan pelaku usaha tetapi belum terjangkau petugas sensus, kami mengimbau untuk segera melaporkan melalui call centre BPS yang tersedia pada akun media sosial resmi BPS," kata Supriyanto.

BPS Kota Samarinda berharap partisipasi aktif masyarakat dapat mendukung kelengkapan data sensus ekonomi. Kolaborasi antara petugas dan pelaku usaha dinilai penting untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan dapat menjadi landasan perencanaan pembangunan serta pengambilan kebijakan ekonomi di Kota Samarinda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....