BPS Data Usaha Besar dan Pelaku Bisnis Digital di Lampung
- 11 Jun 2026 11:01 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mulai mendata berbagai jenis usaha dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk pelaku usaha digital yang berjualan melalui platform media sosial dan marketplace. Pendataan tersebut dilakukan untuk menangkap perubahan pola usaha yang berkembang dalam satu dekade terakhir.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan pada tahap awal pelaksanaan sensus, BPS memfokuskan pendataan terhadap usaha besar. Pendataan berlangsung sejak 1 Mei hingga 15 Juni 2026 sebelum dilanjutkan ke kelompok usaha lainnya.
Menurut Ahmadriswan, perkembangan teknologi telah mendorong munculnya banyak usaha yang tidak memiliki lokasi usaha tetap. Karena itu, BPS berupaya memastikan seluruh aktivitas ekonomi, termasuk usaha berbasis digital, dapat tercatat dalam sensus.
"Usaha-usaha digital yang tidak punya tempat usaha itu nanti akan kita sisir untuk mendatakan pelaku-pelaku usaha digital. Misalkan seperti pelaku usaha yang berjualan melalui TikTok atau Facebook," ujar Ahmadriswan, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan sensus ekonomi bertujuan memotret kondisi dunia usaha secara riil. Pendataan tersebut diharapkan mampu menggambarkan perubahan yang terjadi dalam pola bisnis masyarakat selama sepuluh tahun terakhir.
Selain melalui kunjungan petugas lapangan, pendataan juga dilakukan menggunakan sistem berbasis web dan aplikasi digital. Metode tersebut digunakan untuk memudahkan pelaku usaha dalam menyampaikan data usahanya kepada BPS.
Ahmadriswan mengatakan data yang terkumpul akan digunakan untuk melihat perkembangan struktur ekonomi, potensi usaha, serta perubahan aktivitas ekonomi di Lampung. Informasi tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Sensus Ekonomi 2026 berlangsung hingga 31 Agustus 2026. BPS mengajak seluruh pelaku usaha, baik konvensional maupun digital, untuk berpartisipasi aktif dalam pendataan guna mendukung tersedianya data ekonomi yang lengkap dan akurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....