Jalan Nasional di Sumsel 10 Persen Rusak, Palembang-Betung Jadi Fokus Penanganan

  • 10 Jun 2026 12:00 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang – Dari total sekitar 1.500 kilometer jalan nasional yang berada di wilayah Sumatera Selatan, sekitar 10 hingga 11 persen di antaranya masih mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat kondisi. Kerusakan jalan nasional di Sumatera Selatan saat ini masih didominasi pada ruas Palembang–Betung.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan, Panji Krisnawardana, mengatakan ruas Palembang–Betung menjadi titik yang paling membutuhkan perhatian karena panjang jalan yang mengalami kerusakan mencapai sekitar delapan kilometer. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus penanganan pemerintah.

Menurut Panji, keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas jalan nasional. Dengan alokasi dana pemeliharaan yang terbatas, penanganan saat ini lebih difokuskan pada perbaikan fungsional agar jalan tetap dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

"Ruas Palembang–Betung masih menjadi lokasi dengan tingkat kerusakan paling dominan di Sumatera Selatan," ujar Panji Krisnawardana, di Palembang, Rabu, 9 Juni 2026.

Ia menjelaskan, anggaran pemeliharaan yang tersedia saat ini berkisar Rp3 miliar untuk setiap 100 kilometer ruas jalan. Kondisi tersebut membuat pekerjaan yang dilakukan lebih banyak berupa penutupan lubang jalan dan perataan permukaan yang bergelombang.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak. Meski belum bersifat permanen, upaya pemeliharaan rutin dinilai penting agar kerusakan tidak semakin meluas.

Panji menambahkan, pihaknya terus memaksimalkan penggunaan anggaran yang tersedia agar penanganan dapat menjangkau titik-titik prioritas. Perbaikan sementara dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan volume kendaraan yang melintas.

"Kami berupaya memaksimalkan anggaran yang ada agar kondisi jalan tetap layak dilalui masyarakat," katanya.

Selain melakukan tambal sulam, petugas juga melakukan pengikisan pada bagian jalan yang mengalami gelombang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Penanganan tersebut dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Untuk solusi jangka panjang, BBPJN Sumatera Selatan telah menyiapkan rencana perbaikan permanen pada ruas Palembang–Betung. Program tersebut diharapkan dapat mengatasi kerusakan secara menyeluruh dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan nasional.

BBPJN Sumatera Selatan menargetkan perbaikan permanen ruas Palembang–Betung dapat dilaksanakan pada tahun 2027. Dengan perbaikan tersebut, konektivitas transportasi dan distribusi barang di Sumatera Selatan diharapkan semakin lancar serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....