Pemprov Kepri Siapkan Bibit Rumput Laut Berkelanjutan di Lingga

  • 08 Jun 2026 13:02 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai melirik serius potensi budidaya rumput laut yang berkembang di perairan Desa Pulau Lalang, Kabupaten Lingga. Komoditas yang selama ini tumbuh tenang di laut kini diproyeksikan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, memastikan pemerintah daerah tidak akan berjalan sendiri. Pemprov Kepri akan menggandeng Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperkuat pengembangan sektor budidaya tersebut.

Kolaborasi itu difokuskan pada penyediaan bibit unggul dan dukungan teknologi bagi para pembudidaya. Langkah tersebut dinilai penting agar hasil produksi tidak hanya meningkat dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas.

"Kita kerja sama dengan kementerian, insyaallah kementerian akan memberikan dukungan terkait perkembangan bibit dan teknologinya," kata Nyanyang, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat menjadi kunci percepatan pengembangan rumput laut di Lingga. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperluas areal budidaya sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan dan petani pesisir.

Ia mengakui dukungan anggaran dari Provinsi Kepri pada tahun ini masih terbatas. Namun pemerintah berjanji akan meningkatkan bantuan secara lebih besar pada tahun anggaran mendatang.

"Tahun ini memang belum begitu besar, tapi tahun depan kita akan memberikan lebih besar lagi untuk bibit dan diberikan kepada masyarakat," ujarnya.

Nyanyang menegaskan budidaya rumput laut tidak boleh berhenti setelah panen pertama. Sistem usaha harus dibangun secara berkelanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

Setiap satu hektare lahan budidaya berpotensi menghasilkan sekitar 50 ton rumput laut. Dari jumlah itu, sekitar 10 ton harus disisihkan kembali sebagai bibit.

"Agar siklus produksi tetap berjalan dan laut tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga masa depan bagi masyarakat pesisir," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....