Penguatan UMKM Dukung Pemerataan Ekonomi dan Kesejahteraan
- 06 Jun 2026 18:51 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Abdul Hakim, SE., MS., Koordinator Tetap (Kontap) UMKM Kadin Sulawesi Tenggara, dalam program Sultra Pagi Ini yang disiarkan Kamis 4 Juni 2026.
Dalam dialog tersebut, Abdul Hakim menjelaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar serta menciptakan berbagai peluang usaha bagi masyarakat. Menurutnya, keberadaan UMKM tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Abdul Hakim menuturkan bahwa pemerataan ekonomi dapat terwujud apabila masyarakat diberikan akses yang lebih luas terhadap permodalan, pelatihan, pendampingan usaha, serta pemasaran produk. Dengan dukungan tersebut, pelaku UMKM akan semakin mampu mengembangkan usahanya dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.
Abdul Hakim juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem UMKM. Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar pelaku usaha kecil dapat tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.
| Baca juga: Pasar Banteng Kota Kendari Resmi digunakan |
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM. Semakin tinggi tingkat konsumsi produk lokal, semakin besar pula peluang usaha berkembang dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Melalui penguatan UMKM yang berkelanjutan, Abdul Hakim optimistis pemerataan ekonomi dapat semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat meningkat, angka kemiskinan dapat ditekan, dan perekonomian Sulawesi Tenggara menjadi lebih kuat serta berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....