Festival Kampung Dolanan Elingo Jogja, Tumbuhkan Cinta Budaya sejak Dini
- 04 Jun 2026 16:10 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Semangat pelestarian budaya Jawa dan permainan tradisional mewarnai penyelenggaraan Festival Kampung Dolanan Elingo Jogja yang digelar di Limasan Elingo Jogja, Clikan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, Minggu 1 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menandai peresmian Kampung Elingo Jogja.
Festival menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan budaya yang melibatkan anak-anak serta masyarakat. Sejumlah penampilan turut memeriahkan acara, di antaranya penampilan dalang cilik Neo dan Mijil, tarian anak bertema Jaranan, Jamuran, dan Padang Bulan yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan peserta.
Selain pertunjukan seni budaya, festival juga menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Bagong Soebardja, penulis buku cerita anak berbahasa Jawa sekaligus pegiat dongeng, serta Dr. Ir. Arif Bintoro Johan, M.Pd., penulis buku Dolanan Nusantara, anggota Dewan Pendidikan Sleman, dan pegiat kebudayaan Yogyakarta. Keduanya mengajak peserta memahami pentingnya menjaga bahasa daerah, sastra Jawa, dan permainan tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa.
| Baca juga: Festival Dolanan Anak Play On Sarat Edukasi |
Acara semakin istimewa dengan peresmian Kampung Elingo Jogja yang dilakukan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng secara simbolis serta penandatanganan prasasti pada batu sebagai penanda berdirinya kampung budaya tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar sebelumnya, meliputi lomba mewarnai, membatik, permainan tradisional, dan Elingpiade yang diikuti oleh anak-anak dari berbagai wilayah.
Penampilan seni anak-anak dalam festival ini didampingi dan ditata oleh Rosyid dan Dina yang berperan dalam mempersiapkan berbagai pertunjukan sehingga tampil menarik dan edukatif.
Founder Elingo Jogja, Widodo, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap budaya bangsa.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Tidak hanya berhenti pada pembukaan Kampung Elingo Jogja, tetapi juga terus berkembang dan dilestarikan melalui berbagai kegiatan budaya yang berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengapresiasi inisiatif pelestarian budaya yang dilakukan oleh Elingo Jogja. Menurutnya, keberadaan Kampung Elingo Jogja dapat menjadi ruang edukasi budaya yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni peresmian saja, tetapi mampu menghadirkan berbagai gebrakan dan inovasi yang luar biasa dalam upaya pelestarian budaya serta pengembangan karakter generasi muda," katanya.
Festival Kampung Dolanan Elingo Jogja merupakan bagian dari program pelestarian budaya yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, LPDP, Dana Indonesiana, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, dan berbagai pihak lainnya.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga warisan budaya lokal di tengah perkembangan zaman, sekaligus menjadikan permainan tradisional, bahasa Jawa, dan kesenian daerah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang terus hidup dan berkembang. (Ajeng)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....