Implementasi Pancasila Harus Menjadi Tindakan Nyata
- 02 Jun 2026 00:48 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Akademisi dan pendidik Derry Nodianto mengatakan, tema Hari Lahir Pancasila tahun ini Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, mengingatkan masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai jiwa dan cara berpikir bangsa Indonesia.
" Pancasila merupakan warisan berharga para pendiri bangsa yang harus terus dijaga dan diimplementasikan di tengah berbagai tantangan zaman. Karena itu,kita dituntut tidak hanya menjadi pemikir, tetapi juga pekerja yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," ujarnya dalam dialog interaktif di Pro 1 RRI Sungailiat, Senin 1 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan diterapkan di era digital. Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat membutuhkan pedoman yang mampu menjadi filter terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk hoaks dan ujaran kebencian.
Derry menyebut Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah atau materi seremonial saat upacara, melainkan pedoman hidup yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Pengamalan nilai-nilai tersebut harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
" Intinya keteladanan itu menjadi faktor utama dalam membangun karakter generasi muda. Orang dewasa, terutama para pendidik dan tokoh masyarakat, harus mampu menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai kebangsaan,"katanya.
Dalam dialog tersebut, pendengar Sopian dari Belinyu mengingatkan pentingnya pendidikan Pancasila yang pernah diterapkan melalui Penataran P4. Menurutnya, generasi terdahulu lebih memahami nilai-nilai Pancasila karena pembelajaran dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Sopian berharap generasi muda saat ini dapat memperoleh pemahaman yang sama melalui pendekatan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Ia menilai tantangan terbesar saat ini adalah membedakan informasi yang benar dan hoaks di media sosial.
"Pancasila itu sudah lengkap dari sila pertama sampai sila kelima. Tinggal bagaimana generasi sekarang menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....