Gubernur Khofifah Tekankan Nilai Pancasila sebagai Arah Pembangunan Jatim
- 01 Jun 2026 16:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Digelar di Gedung Negara Grahadi Surabaya, dihadiri tiga matra TNU, Polri, ASN, hingga masyarakat umum.
Gubernur Khofifah, Senin 1 Juni 2026 menegaskan, nilai-nilai Pancasila menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Serta menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia sekaligus fondasi arah pembangunan Jawa Timur.
Mengusung tema besar, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Gubernur Khofifah menyampaikan tema ini sangat relevan di tengah dinamika global yang penuh tantangan. “Peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum merefleksikan kembali jati diri bangsa yang harus terus hidup dalam setiap aspek kehidupan masyarakat. Api Pancasila harus tetap menyala dan hidup dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Gubernur Khofifah.
“Pancasila telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh,” ucapnya.
Gubernur Khofifah menuturkan, Pancasila adalah jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi turbulensi global. Mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.
“Bagi bangsa Indonesia, Pancasila merupakan ideologi yang hidup, living ideology yang hadir dalam cara berpikir, bekerja, dan melayani masyarakat,” katanya.
Gubernur Khofifah mengungkapkan, Jawa Timur merupakan rumah besar bagi lebih dari 42 juta penduduk. Dengan beragam suku, agama, budaya, bahasa, profesi, serta latar belakang sosial yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Di sinilah Pancasila bekerja. Pancasila mempertemukan perbedaan, menjaga keseimbangan antara kemajuan dan keadilan,“ ucapnya.
Disisi lain, kontribusi nyata Jawa Timur dalam menjaga kerukunan. Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tahun 2025 tercatat 78,31, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 77,89, yang menunjukkan kuatnya harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Ini bukti bahwa sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam merawat harmoni berjalan di jalur yang tepat,” tuturnya.
Diakhir amanatnya, Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalakan nilai-nilai Pancasila sebagai energi pembangunan dan perekat bangsa, mengabdi kepada masyarakat, serta menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.
“Dari Jawa Timur, kita terus menyalakan semangat Pancasila sebagai energi pembangunan menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....