Respons Aduan Warga, Satgas Rappocini Bersihkan Sampah dan Drainase di Pettarani

  • 29 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Makassar

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Rappocini bersama Kelurahan Tidung bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi drainase dan tumpukan sampah di kawasan bawah Tol Layang Jalan AP Pettarani, tepatnya di sekitar depan Cafe Eksposed hingga sepanjang Ruko Pettarani Business Centre.

Langkah penanganan dilakukan setelah kondisi kawasan tersebut viral di media sosial karena terlihat kumuh dengan tumpukan sampah yang memenuhi saluran drainase dan area pedestrian.

Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha mengatakan, lokasi tersebut memang kerap menjadi titik berkumpul anak muda dan area aktivitas pedagang kaki lima pada malam hari sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Begitu menerima laporan warga, kami langsung turun melakukan peninjauan lapangan bersama pihak kelurahan dan Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini,” ujarnya, Jumat 29 Mei 2026.

Selain sampah plastik, bungkus makanan dan puntung rokok, petugas juga menemukan sejumlah botol minuman bir berserakan di sekitar lokasi yang mengganggu estetika kawasan.

Yudistira menegaskan, saluran drainase segera dibersihkan agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menyebabkan genangan saat hujan turun.

Dalam aksi tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Rappocini melakukan pembersihan menyeluruh pada saluran air dan area pedestrian. Sampah yang menumpuk diangkut guna mengembalikan kondisi lingkungan agar lebih bersih dan nyaman dilalui masyarakat.

Selain itu, personel BKO Satpol PP Kecamatan Rappocini turut melakukan pengamanan dan pengawasan selama proses pembersihan berlangsung agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Yudistira menambahkan, Pemerintah Kecamatan Rappocini berkomitmen merespons cepat setiap aduan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan fasilitas umum.

“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu akan terus hadir melakukan penanganan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran drainase yang dapat memicu banjir dan menciptakan lingkungan kumuh.

Sebelumnya, kondisi memprihatinkan di kawasan bawah Tol Layang AP Pettarani sempat menjadi sorotan publik setelah video dan foto tumpukan sampah beredar di media sosial pada Kamis (28/5/2026). Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat serta mencoreng wajah Kota Makassar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....