Lapas Ampana Serahkan Daging Kurban kepada 70 Warga Binaan pada Momentum Iduladha

  • 27 Mei 2026 16:44 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana menyerahkan daging kurban kepada warga binaan pemasyarakatan dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu 27 Mei 2026, di lingkungan Lapas Kelas IIB Ampana.

Sebanyak 70 warga binaan menerima pembagian daging kurban yang berasal dari hewan kurban bantuan Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 10 perwakilan warga binaan.

Daging kurban diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, didampingi Kepala Seksi Binadik dan Giatja I Wayan Sucana, Kasubsi Registrasi Heriyanto, Karupam Zulham Irianto, serta jajaran petugas lapas lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Lapas Ampana sekaligus wujud kepedulian dan kebersamaan antara petugas dan warga binaan pemasyarakatan.

Suasana penuh kekeluargaan tampak terasa saat proses penyerahan berlangsung. Warga binaan terlihat antusias menerima pembagian daging kurban yang kemudian diolah dan dibagikan sebagai bagian dari pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, mengatakan momentum Iduladha bukan hanya dimaknai sebagai pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan rasa syukur di lingkungan lapas.

Menurutnya, kegiatan pembagian daging kurban diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

“Momentum Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi warga binaan sekaligus menjadi bagian dari pembinaan positif agar mereka terus memiliki semangat untuk memperbaiki diri,” ujar Febriansyah.

Ia menambahkan, pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga penguatan nilai spiritual dan kemanusiaan agar warga binaan memiliki kesiapan mental ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, Lapas Ampana berharap hubungan baik antara petugas dan warga binaan semakin erat serta mampu menciptakan suasana pembinaan yang humanis dan penuh kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....