Kakanwil Ditjenpas Sulteng Tekankan Integritas dan Zero HALINAR di Lapas Ampana
- 20 Jul 2026 19:07 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, melakukan kunjungan kerja perdana ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana, Senin 20 Juli 2026. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat kinerja, integritas, serta implementasi Program Aksi IMIPAS Tahun 2026 di lingkungan pemasyarakatan.
Kedatangan Herman disambut Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, beserta jajaran. Dalam arahannya, Herman menekankan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan keamanan dan ketertiban, serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah guna mewujudkan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar konsisten menjalankan 15 Program Aksi IMIPAS Tahun 2026 dan 21 Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, termasuk komitmen mewujudkan Zero HALINAR melalui razia rutin dan pencegahan peredaran narkoba, telepon genggam ilegal, serta pungutan liar di dalam lapas.
"Seorang pemimpin di Lapas bukan sekadar atasan, melainkan penjaga kompas moral bagi seluruh petugas dan warga binaan. Budaya kerja bukan hanya slogan di dinding, tapi identitas yang kita bawa dalam seragam kita setiap hari. Inilah jati diri petugas pemasyarakatan sejati," tegas Herman Mulawarman.
Selain penguatan integritas, Herman mendorong optimalisasi program pembinaan warga binaan, seperti pemanfaatan lahan tidur untuk ketahanan pangan, pengelolaan dapur sehat, serta peningkatan akses pendidikan dan keterampilan sebagai bekal setelah bebas.
"Jangan pernah mempertaruhkan masa depan hanya karena narkoba, HP ilegal, atau pungli. Siapa pun yang terbukti terlibat akan ditindak tegas. Integritas adalah harga mati dalam membangun pemasyarakatan yang profesional dan dipercaya masyarakat," tandas Herman.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyatakan seluruh jajaran siap menindaklanjuti arahan tersebut melalui penguatan budaya kerja PRIMA, penerapan Zero HALINAR, serta peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....