Sambut Idul Adha, Festival Bedug Tebuireng Jadi Ajang Syiar dan Budaya Islam

  • 27 Mei 2026 01:04 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Festival Bedug tingkat Provinsi Jawa Timur dalam rangka Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah digelar di kawasan wisata Religi Makam Gusdur - Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Selasa malam, 26 Mei 2026.

Kegiatan yang diikuti sejumlah kelompok hadrah dan bedug dari berbagai daerah di Jawa Timur itu menjadi ruang pelestarian tradisi bedug sebagai media syiar Islam sekaligus warisan budaya pesantren.

Bupati Jombang Warsubi, melalui Camat Diwek, Sholihudin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival bedug dan takbir keliling yang dinilai menjadi momentum memperkuat nilai keislaman dan keteladanan Nabi Ibrahim AS menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Pemerintah Kabupaten Jombang mengapresiasi kegiatan ini karena tidak hanya memeriahkan malam takbir, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat meneladani nilai-nilai pengorbanan serta keikhlasan yang diajarkan Nabi Ibrahim,” ujar Sholihudin.

Festival Bedug tingkat Provinsi Jawa Timur dalam rangka Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah digelar di kawasan wisata Religi Makam Gusdur - Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang (Foto : RRI/Kusuma)

Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), melalui Mudir Bidang Pembinaan Pesantren, H. Lukman Hakim BA, mengatakan bahwa tradisi takbir keliling telah menjadi agenda rutin yang melibatkan santri, masyarakat sekitar pesantren, hingga generasi muda di wilayah Kecamatan Diwek. Pihak pesantren juga mengimbau seluruh peserta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi pesantren dan masyarakat yang terus dijaga bersama. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara dengan tertib sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai,” kata Lukman Hakim.

Adapun rute takbir keliling nantinya akan dimulai dari kawasan Makam Gus Dur menuju arah selatan atau jalur by pass, kemudian berakhir di Balai Desa Cukir.

Festival Bedug tingkat Provinsi Jawa Timur dalam rangka Gema Takbir Idul Adha 1447 Hijriah digelar di kawasan wisata Religi Makam Gusdur - Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari, Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang (Foto : RRI/Kusuma)

Sementara itu, panitia pelaksana Ustadz Muhammad Hasyimi mengatakan festival tersebut digelar sebagai upaya mensyiarkan agama Islam sekaligus melestarikan tradisi bedug yang menjadi bagian dari budaya Islam di Indonesia. Selain memeriahkan malam Idul Adha, kegiatan itu juga diharapkan mampu meningkatkan kreativitas dan kekompakan para santri.

“Melalui festival ini kami ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan syiar Islam. Kami berharap para santri semakin kreatif, kompak, dan percaya diri melalui perlombaan seperti ini,” ujarnya.

Festival bedug tingkat Provinsi Jawa Timur itu diikuti tujuh peserta, yakni Al Jalalah dari MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng, PPRQ Al Hikmah Kediri, Syubbanul Wahdah Ngoro, Alfatihah MTsS, Isymam Paculgowang, As Sya’iuhun Madrasah Mu’allimin, dan An Nahdhiyah SMP AWH.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....