Pemkab Jombang Tekankan Pengelolaan Limbah Kurban di Momen Idul Adha
- 27 Mei 2026 21:32 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Pemerintah Kabupaten Jombang menekankan pentingnya pengelolaan limbah kurban selama pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah guna mencegah pencemaran lingkungan. Upaya tersebut dilakukan melalui surat edaran yang mengatur pelaksanaan kurban ramah lingkungan, termasuk pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 600.4/297/415.01/2026 yang ditandatangani Bupati Jombang, Warsubi. Dalam aturan tersebut, panitia penyembelihan hewan kurban diminta memperhatikan pengelolaan limbah padat maupun cair agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
“Pengelolaan sisa penyembelihan harus dilakukan dengan baik supaya tidak menimbulkan dampak terhadap kebersihan lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” kata Warsubi, Rabu, 27 Mei 2026.
Selain pengelolaan limbah, pemerintah daerah juga mengimbau panitia kurban mengurangi penggunaan kantong plastik dalam pembagian daging kepada masyarakat. Warga diminta membawa wadah sendiri dari rumah sebagai alternatif pengemasan yang lebih ramah lingkungan.
Menurut Warsubi, penggunaan wadah berbahan alami dan dapat digunakan ulang perlu didorong selama momentum Idul Adha. Beberapa bahan lokal seperti daun pisang, daun jati, besek bambu, dan anyaman pandan dinilai lebih aman bagi lingkungan dibanding plastik sekali pakai.
“Pemanfaatan bahan tradisional diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah plastik yang biasanya meningkat saat pembagian daging kurban,” ujarnya.
Pemkab Jombang juga meminta panitia menyediakan tempat sampah terpilah di lokasi salat Idul Adha, area penyembelihan, serta titik distribusi daging kurban untuk mempermudah proses pengelolaan sampah.
Selain itu, masyarakat diajak ikut berpartisipasi dalam kampanye pengurangan sampah plastik melalui media sosial dengan tagar #JombangCantikTanpaSampahPlastik, #JombangResik, dan #EcoQurban.
“Kami berharap perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ucap Warsubi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....