Ditpolairud Riau dan Polis Marin Malaysia Bersatu Gempur Kejahatan Laut
- 25 Mei 2026 20:22 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalıs - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau bersama Pasukan Polis Marin Wilayah Dua Johor Bahru, Polis Diraja Malaysia (PDRM), menggelar pertemuan bilateral di tengah Perairan Selat Malaka, Senin 25 Mei 2026. Pertemuan atau rendezvous tersebut menjadi langkah strategis memperkuat pengamanan wilayah perbatasan laut Indonesia–Malaysia dari berbagai ancaman kejahatan transnasional.
Kegiatan berlangsung di Perairan Gosong Rob Roy, Selat Malaka, tepatnya pada koordinat 1°54.52' N - 102°02.45' E. Lokasi itu berada sekitar 50 mil dari Dermaga Satpolairud Polres Dumai dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan laut.

Delegasi Ditpolairud Polda Riau dipimpin langsung Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, S.I.K., bersama sejumlah pejabat utama. Sementara dari pihak Malaysia dipimpin Komander Pasukan Polis Marin Wilayah Dua Johor Bahru, Assistant Commissioner of Police (ACP) Hj Noor Azman Bin Hj Jamal.
Dalam pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut, kedua institusi membahas berbagai persoalan keamanan maritim yang kerap terjadi di wilayah perairan Selat Malaka. Fokus utama pembahasan meliputi penyelundupan narkotika, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), illegal fishing, hingga berbagai bentuk kejahatan lintas negara lainnya.
Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto mengatakan, pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama lintas negara demi menjaga keamanan kawasan perbatasan laut.

“Selat Malaka merupakan jalur strategis internasional yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi terhadap berbagai tindak kejahatan transnasional. Karena itu, sinergi dan pertukaran informasi antara Polri dan PDRM harus terus diperkuat,” ujar Kombes Pol Apri Fajar Hermanto.
Ia menambahkan, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil rendezvous melalui peningkatan koordinasi dan pertukaran data intelijen dalam mendukung penegakan hukum di wilayah perairan perbatasan.
“Kami berkomitmen memperkuat kerja sama patroli dan komunikasi guna menciptakan situasi keamanan laut yang kondusif di Selat Malaka,” tambahnya.

Tidak hanya membahas aspek keamanan, kegiatan tersebut juga diisi dengan misi Green Policing yang menjadi program unggulan Kapolda Riau bertajuk “Melindungi Tuah Menjaga Marwah”. Dalam kesempatan itu, Ditpolairud Polda Riau menyerahkan bibit pohon durian kepada Pasukan Polis Marin Johor Bahru sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi berkelanjutan.
“Bibit pohon ini menjadi simbol hubungan yang kuat dan terus tumbuh antara Polri dan PDRM dalam menjaga keamanan wilayah perairan bersama,” kata Apri.
Sementara itu, ACP Hj Noor Azman Bin Hj Jamal menyambut baik pelaksanaan pertemuan bilateral tersebut. Ia menilai kerja sama yang terjalin selama ini sangat penting dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks.
“Kami berharap hubungan baik dan koordinasi antara Pasukan Polis Marin Malaysia dan Ditpolairud Polda Riau terus berjalan erat demi keamanan perairan kedua negara,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara pertemuan, pertukaran cinderamata, dan sesi foto bersama. Rombongan Ditpolairud Polda Riau kembali bertolak menuju Mako Satpolairud Polres Dumai pukul 11.30 WIB dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....