Polbeng Tegaskan Komitmen Dukung Target Net Zero Emission 2060 melalui Pemanfaat

  • 03 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) menegaskan komitmennya dalam mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 melalui penerapan energi terbarukan di lingkungan kampus sekaligus penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi bersih.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Direktur I Bidang Akademik Polbeng, Romadhoni, saat membuka kuliah umum bertajuk "Potential Renewable Energy in Riau Indonesia, Toward Indonesia's 2060 Net Zero Goal" yang berlangsung di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1, Kamis 2 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Romadhoni menegaskan bahwa dukungan Polbeng terhadap agenda transisi energi nasional bukan sekadar konsep, melainkan telah diwujudkan melalui langkah nyata di lingkungan kampus. Salah satunya adalah pemasangan 264 unit panel surya di tiga gedung utama, yakni Gedung Rektorat, Gedung Teknik Elektro, dan Gedung Teknik Mesin.

"Komitmen terhadap energi terbarukan harus diwujudkan melalui aksi nyata. Pemasangan 264 unit panel surya ini menjadi bukti bahwa Polbeng tidak hanya mengajarkan konsep energi bersih di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya secara langsung di lingkungan kampus. Setiap energi yang dihasilkan merupakan bagian dari kontribusi kami dalam mendukung target Indonesia mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060," ujar Romadhoni.

Menurutnya, pemanfaatan panel surya tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa agar memperoleh pengalaman langsung mengenai teknologi energi terbarukan.

"Transisi energi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, fasilitas energi terbarukan di kampus kami manfaatkan sebagai media pembelajaran agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis. Kami berharap lulusan Polbeng siap berkontribusi di industri energi dengan membawa semangat keberlanjutan," tambahnya.

Kuliah umum tersebut menghadirkan Profesor Maizirwan Mel dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia mengulas besarnya potensi energi terbarukan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis, mulai dari energi surya, biomassa, hingga berbagai sumber energi alternatif yang masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan.

Meski demikian, Maizirwan menilai bahwa besarnya potensi tersebut harus dibarengi dengan perencanaan yang matang, kebijakan yang berkelanjutan, serta komitmen seluruh pemangku kepentingan agar mampu mendukung pencapaian target NZE Indonesia.

"Riau memiliki sumber daya energi terbarukan yang sangat besar. Namun, potensi saja tidak cukup. Harus ada perencanaan yang jelas, investasi yang berkelanjutan, serta komitmen yang konsisten dari pemerintah, perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat. Tanpa itu semua, potensi sebesar apa pun hanya akan menjadi angka di atas kertas," tegas Maizirwan.

Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro tersebut berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai peluang pengembangan energi terbarukan di Riau, tantangan implementasi teknologi energi bersih di lapangan, hingga peran generasi muda dan lulusan pendidikan vokasi dalam mendukung transisi energi nasional.

Melalui kuliah umum ini, Polbeng berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu keberlanjutan sekaligus terdorong untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi energi terbarukan. Sejalan dengan visi sebagai perguruan tinggi vokasi, Polbeng berkomitmen tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara teknis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....