Survei UIN RIL: Kepuasan Operasi Ketupat Krakatau Capai 98,2 Persen
- 25 Mei 2026 09:15 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Selatan – Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung mencatat tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau (OKK) 2026 di wilayah hukum Polda Lampung mencapai 98,2 persen.
Hasil kajian tersebut dipaparkan dalam kegiatan Verifikasi Pengusulan Nugraha Sakanti Polda Lampung di GSG Polda Lampung, Lampung Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.
Kajian dilakukan tim gabungan akademisi UIN Raden Intan Lampung dan CIC (Konsultan Riset dan Sosial), yang terdiri dari Gesit Yudha, M.IP, Fadhilah Faiqoh, M.A, dan Maulana Bagus Rahmat.
Selain melakukan survei kepuasan masyarakat, tim akademisi juga menyusun buku Pedoman Strategi Pengamanan Operasi Ketupat Krakatau Tahun 2026 sebagai bagian evaluasi dan penguatan strategi pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Penelitian dilakukan terhadap 1.204 responden yang terdiri dari pemudik kendaraan roda dua, roda empat, pengguna Tol Trans Sumatera, jalur arteri, Pelabuhan Bakauheni, hingga masyarakat pengguna pos pengamanan dan pos pelayanan.
Hasil survei menunjukkan sebanyak 71,2 persen responden menyatakan sangat puas, 27 persen puas, dan hanya 1,8 persen yang menyatakan kurang puas terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Tim peneliti menilai keberhasilan operasi didukung oleh kualitas pelayanan petugas di lapangan, manajemen lalu lintas yang efektif, kesiapan fasilitas pelayanan publik, serta pemanfaatan teknologi melalui aplikasi SIGER Lampung Presisi.
Dalam analisis regresi ordinal yang dilakukan, kualitas pelayanan personel Polri menjadi faktor paling dominan dalam memengaruhi kepuasan publik dengan odds ratio sebesar 11,29 kali.
Peneliti UIN RIL, Gesit Yudha, mengatakan kualitas interaksi petugas dengan masyarakat menjadi faktor penting keberhasilan pelayanan publik.
“Justru sentuhan kemanusiaan dari petugas di lapangan, mulai dari sikap, komunikasi, hingga daya tanggap, yang paling membekas di hati masyarakat,” ujar Gesit.
Selain itu, aplikasi SIGER Lampung Presisi juga dinilai efektif membantu masyarakat memperoleh informasi kondisi lalu lintas secara real time selama arus mudik dan balik Lebaran.
Survei mencatat tingkat kepuasan pengguna aplikasi tersebut mencapai 97 persen.
Meski demikian, tim peneliti tetap memberikan sejumlah catatan evaluasi, di antaranya peningkatan kasus pencurian dengan pemberatan dan jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dibanding periode sebelumnya.
Berdasarkan hasil penelitian, tim merekomendasikan peningkatan pelayanan humanis personel, penguatan manajemen lalu lintas berbasis data, penambahan fasilitas di titik padat, perluasan sosialisasi aplikasi digital, serta penguatan koordinasi lintas instansi di Pelabuhan Bakauheni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....