Beasiswa Pendidikan Jadi Bagian Strategi Nasional SDM Unggul

  • 24 Mei 2026 06:23 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Program bantuan pendidikan dari jenjang S1 hingga S3 terus didorong sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Pemerintah menekankan pentingnya akses pendidikan tinggi yang merata berbasis prestasi dan kondisi ekonomi.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, penyaluran beasiswa di berbagai daerah menjadi langkah konkret dalam mendukung target pembangunan SDM unggul.

Pemerintah daerah didorong untuk menyesuaikan program bantuan pendidikan dengan regulasi penganggaran yang berlaku agar implementasi berjalan optimal.

Di Sulawesi Tenggara, penyaluran beasiswa kepada 150 mahasiswa akhirnya terealisasi setelah melalui proses penyesuaian mekanisme pendanaan.

Program ini mencakup 100 mahasiswa S1, 30 mahasiswa S2, dan 20 mahasiswa S3.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

“Hari ini kita serahkan beasiswa kepada 150 mahasiswa sesuai janji bahwa penerimaan dilakukan pada bulan Mei. Terdiri dari 100 mahasiswa S1, 30 mahasiswa S2, dan 20 mahasiswa S3,” ujarnya, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, implementasi program harus tetap mengacu pada ketentuan pengelolaan anggaran daerah agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Hal ini menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di daerah.

“Penggunaan anggaran pemerintah daerah harus mengikuti nomenklatur APBD agar program dapat berjalan sesuai aturan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Asmar Abadi, Arinta Andi Sumangerukka, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara ketat dengan melibatkan akademisi perguruan tinggi guna memastikan kualitas penerima bantuan.

“Kami ingin memastikan bantuan dana pendidikan ini jatuh ke tangan yang tepat, yakni mereka yang berprestasi, membutuhkan, dan siap membawa perubahan bagi Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Kriteria seleksi yang diterapkan meliputi prestasi akademik, kondisi ekonomi, kesesuaian jurusan dengan kebutuhan pembangunan daerah, serta pemerataan wilayah penerima manfaat.

Pemerintah berharap program beasiswa ini dapat menjadi bagian dari strategi nasional dalam mencetak generasi unggul, sekaligus mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....