Penjualan Emas di Bone Lesu jelang Iduladha
- 23 Mei 2026 21:05 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone - Tren belanja emas yang biasanya meningkat menjelang hari raya keagamaan tampaknya tidak berlaku di Kabupaten Bone menjelang Iduladha tahun ini. Kenaikan harga emas global yang terjadi belakangan ini justru membuat minat masyarakat untuk membeli logam mulia tersebut menurun drastis.
Salah satu pedagang emas di Jalan KH. Agus Salim, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Wahyu, mengungkapkan bahwa menjelang Iduladha kali ini, jumlah pembeli tidak mengalami lonjakan yang berarti. Menurut Wahyu, daya beli masyarakat terhadap emas saat ini lebih dipengaruhi oleh kondisi pasar global ketimbang momentum hari besar keagamaan.
"Pembeli biasanya lebih meningkat di bulan Idulfitri dibanding Iduladha," ujar Wahyu saat ditemui di tokonya, Jumat, 22 Mei 2026.
Hal senada juga diungkapkan oleh Alan, pedagang emas lainnya di kawasan yang sama, yang mengatakan bahwa sepinya peminat emas tahun ini sangat terasa jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. " Kenaikan harga emas yang meroket tidak menjadi daya tarik warga untuk berinvestasi," ujar Alan.
Sehingga para pedagang berharap harga kembali stabil agar minat beli masyarakat meningkat lagi. Kondisi pasar yang sepi ini membuat suasana di pusat pertokoan emas di Bone tampak lebih lengang dari biasanya, sangat kontras dengan tradisi berburu perhiasan yang kerap terlihat di tahun-tahun sebelumnya.
Sebagian besar warga yang datang ke toko emas dilaporkan justru lebih memilih untuk menjual kembali koleksi mereka demi memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, alih-alih membeli perhiasan baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....