Dinkes Sleman Imbau Warga Cermat Pilih Hewan Kurban Sehat
- 23 Mei 2026 11:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk lebih cermat memilih hewan kurban yang sehat menjelang Hari Raya Iduladha. Hewan kurban yang sehat dinilai penting untuk mencegah penularan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Kepala Tim Kerja Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman Lina Nur Islamiyyah Yunus menjelaskanhewan kurban yang sehat umumnya memiliki gerakan aktif dan nafsu makan yang baik. Selain itu, hewan juga tidak boleh pincang, cacat, terlalu kurus, maupun menunjukkan tanda-tanda penyakit.
“Dilihat dari matanya tidak merah, hidungnya tidak ber-ingus, mulutnya juga tidak berbuih atau berludah berlebihan. Kemudian kulitnya lentur dan bulunya tidak kusam,” ujar Lina.
Dia menambahkan, suhu tubuh hewan juga menjadi indikator kesehatan. Untuk sapi, suhu tubuh normal berkisar 38 hingga 39 derajat celcius. Sedangkan kambing memiliki suhu tubuh normal sekitar 38,5 hingga 40 derajat celcius. Tak hanya kondisi hewan, Dinkes Sleman juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan petugas yang menangani hewan kurban maupun daging kurban. Petugas diminta memastikan kondisi tubuh sehat saat melakukan penyembelihan dan pengolahan daging.
Petugas yang sedang sakit flu diimbau menggunakan masker dan menghindari bersin atau batuk ke arah daging kurban. Selain itu, petugas juga diminta mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum maupun sesudah menangani hewan kurban.
“Setelah penanganan hewan juga diusahakan berganti pakaian saat kembali ke rumah masing-masing,” ucap Lina.
Dinkes Sleman turut mengingatkan masyarakat agar segera memisahkan hewan yang sakit dari hewan sehat untuk mencegah penularan penyakit. Apabila ditemukan kasus penyakit, baik pada hewan maupun manusia setelah mengonsumsi daging kurban, masyarakat diminta segera melapor agar dapat segera ditangani.
Sebagai upaya pencegahan penyakit zoonosis, Dinkes Sleman juga telah melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat terkait persiapan Iduladha.
“Kemudian juga adakoordinasi ke lintas sektor. Baik sektor kesehatan hewan, kesehatan manusia, agar pelaksanaan kurban berjalan aman dan sehat,” kata Lina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....