Rektor UIM Apresiasi LPPM atas Pemantauan Penelitian Dosen

  • 23 Mei 2026 12:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag memberikan apresiasi kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIM Al-Gazali yang terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan penelitian dan pengabdian dosen.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Prof. Muammar menghadiri kegiatan Penandatanganan Kontrak Turunan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh LPPM UIM Al-Gazali di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, Ketua LPPM, para dosen penerima pendanaan, serta unsur terkait di lingkungan UIM Al-Gazali. Dalam arahannya, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar Bakry, menyampaikan kegiatan penandatanganan kontrak turunan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus terus didorong agar kampus tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga hadir memberi solusi bagi masyarakat. “Kegiatan kali ini sangat produktif dalam melakukan pengembangan kampus, khususnya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Prof. Muammar, dilansir dari pernyataan resminya, Sabtu 23 Mei 2026.

Ia juga menilai kehadiran para dosen dalam kegiatan tersebut menunjukkan wajah akademik UIM Al-Gazali yang aktif, produktif, dan berkomitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. “Bapak dan ibu yang hadir pada kesempatan ini sangat penting. Kehadiran ini juga menampakkan wajah universitas sebagai kampus yang terus bergerak dalam penelitian dan pengabdian,” tambahnya.

Prof. Muammar turut mengapresiasi peran LPPM UIM Al-Gazali yang terus memantau dosen dalam pelaksanaan penelitian. Ia menilai pemantauan tersebut penting agar budaya riset di lingkungan kampus terus tumbuh dan tidak berhenti pada tataran administratif. “LPPM terus memantau setiap dosen yang belum melakukan penelitian. Ini penting agar dosen semakin produktif dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Rektor juga menyampaikan ucapan selamat kepada para dosen yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, sesuai aturan, dan menghasilkan manfaat yang nyata. “Selamat kepada bapak dan ibu yang akan menjalankan penelitian dan pengabdian. Jalankan amanah ini dengan baik, karena hasilnya harus memberi kontribusi bagi kampus, ilmu pengetahuan, dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Muammar menekankan pentingnya integritas akademik dalam setiap pelaksanaan penelitian dan pengabdian. Ia meminta seluruh tim penerima kontrak menjalankan program sesuai target, tepat waktu, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun administratif. Menurutnya, penelitian tidak boleh hanya berhenti sebagai laporan akhir.

Hasil penelitian harus memiliki relevansi dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memperkuat peran UIM Al-Gazali sebagai perguruan tinggi Islam yang berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa. “Penelitian dan pengabdian adalah ruh Tri Dharma. Pastikan setiap kegiatan yang dilakukan memberikan kontribusi konkret, baik dalam pengembangan ilmu maupun dalam penyelesaian masalah di masyarakat,” tegas Prof. Muammar.

Sementara itu, Ketua LPPM UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Suardi Bakri, M.P., IPU., C.EIA, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada tahun 2026 UIM berhasil memperoleh pendanaan lebih dari Rp700 juta untuk mendukung pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menyebut capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap kapasitas riset dan pengabdian sivitas akademika UIM Al-Gazali.

Pendanaan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para dosen penerima kontrak.

“Angka ini menunjukkan kepercayaan yang terus meningkat terhadap kapasitas riset dan pengabdian sivitas akademika UIM. Kami berharap dana ini digunakan secara akuntabel dan menghasilkan luaran yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Suardi.

Dr. Suardi juga menegaskan LPPM akan terus melakukan pendampingan, pemantauan, dan evaluasi terhadap seluruh program penelitian dan pengabdian yang berjalan. Langkah ini dilakukan agar setiap kegiatan dapat terlaksana sesuai ketentuan dan menghasilkan luaran yang terukur.

Menurutnya, dosen penerima pendanaan memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kualitas pelaksanaan program. Selain itu, setiap kegiatan juga harus mengedepankan ketepatan administrasi, kualitas substansi, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“LPPM tidak hanya memfasilitasi proses administrasi kontrak, tetapi juga memastikan setiap program berjalan sesuai rencana. Kami ingin penelitian dan pengabdian dosen UIM benar-benar memberi dampak, bukan hanya selesai sebagai dokumen laporan,” jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....