RPH Pandeglang Tangani Penyembelihan Sapi Kurban Presiden

  • 22 Mei 2026 19:22 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang menetapkan teknis penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto wajib dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Skema ini diterapkan guna menjamin produk daging yang dihasilkan memenuhi aspek higienis, sehat, aman, dan utuh sebelum didistribusikan ke masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Kabupaten Pandeglang, Bambang Sugiarto, menjelaskan mobilisasi sapi berbobot 980 kilogram ini dijadwalkan pada H-1 menjelang iduladha. Satwa jantan tersebut akan dipindahkan dari penangkaran di Kecamatan Cibaliung menuju RPH Pandeglang di Kelurahan Bangkonol, Pandeglang guna menjalani fase istirahat serta pemeriksaan antemortem.

Adapun untuk proses penyembelihan nantinya akan ditangani langsung oleh tenaga jagal profesional untuk memastikan tingkat stres pada hewan berada di level terendah. "Mekanismenya nanti H-1 sapi tersebut akan dibawa ke RPH, jadi kita akan potong di RPH Pandeglang. Nanti setelah selesai baru dibagikan di Sukasari, Pulosari," kata Bambang, Jumat 22 Mei 2026.

Pasca-proses deboning atau pemisahan tulang selesai, Bambang mengatakan logistik daging akan langsung diangkut menuju target wilayah penyebaran di Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari. Panitia lokal di tingkat kecamatan disebutnya telah disiapkan untuk menyambut kedatangan logistik pangan hewani tersebut.

"Harapan kita mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat karena pemotongannya di RPH tentunya higienis. Kami memohon kepada DKM untuk melaksanakan proses perencahan dengan higienis juga," katanya.

Dinas memberikan penekanan khusus kepada jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Desa Sukasari terkait teknis pembagian paket daging di lapangan. Menurut Bambang para pengurus masjid wajib menjaga kebersihan tempat sementera dan melarang penggunaan wadah plastik daur ulang yang tidak standar.

Proses perencahan atau pencacahan menjadi porsi kecil dikatakannya harus diselesaikan secara cepat demi menjaga kesegaran daging kurban. Isu higienitas pangan asal hewan menjadi perhatian utama DPKP guna mencegah potensi penyakit bawaan makanan (foodborne disease).

Kehadiran sapi presiden berbobot hampir satu ton ini menurutnya menuntut manajemen pembagian yang taktis dari pihak kepanitiaan desa agar tidak memicu kerumunan massal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....