Inseminasi Buatan Pandeglang Hasilkan Sapi Kurban Unggul
- 28 Mei 2026 06:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Sapi kurban bantuan kemasyarakatan dari Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang merupakan produk unggulan hasil inovasi teknologi peternakan lokal Kabupaten Pandeglang. Hewan ternak jenis limusin berbobot hampir satu ton tersebut merupakan bukti keberhasilan program perkawinan silang ilmiah di tingkat daerah.
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani menjelaskan, sapi pilihan presiden tersebut lahir dari penerapan metode Inseminasi Buatan (IB) yang dieksekusi mandiri oleh tenaga medis di pusat pembibitan wilayah Muncung, hingga Cibaliung. Kerja keras para dokter hewan dan inseminator lokal ini disebutnya terbukti mampu mendongkrak kualitas genetika ternak tradisional menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi.
"Ini merupakan karya yang luar biasa dari para dokter hewan kita. Ini hasil IP (inseminasi buatan) yang dilakukan oleh anak-anak Kabupaten Pandeglang yang luar biasa menghasilkan beberapa ekor sapi limusin yang bobotnya 975 kilogram," ujar Raden Dewi Setiani, Rabu 27 Mei 2026.
Menurutnya penerapan teknologi reproduksi buatan ini secara linear mengikis ketergantungan pasokan hewan ternak unggul dari luar Provinsi Banten. Keberhasilan mencetak varietas limusin dengan performa fisik prima dikatakan Dewi membuktikan bahwa struktur iklim dan pakan lokal sangat mendukung budi daya pengemukan skala masif.
Ia menyebut, data teknis di lapangan menunjukkan bahwa sapi kurban presiden tersebut memiliki ketahanan fisik yang baik serta persentase daging yang tinggi. Keunggulan genetik ini membuat pertumbuhan bobot hewan melesat cepat dibandingkan dengan jenis sapi lokal konvensional.
Warga penerima manfaat di Kampung Cigadung, Saepul Haris, membenarkan ukuran fisik sapi kiriman istana tersebut berada di atas rata-rata hewan kurban pada umumnya. Bobot jumbo tersebut dipastikan bakal meningkatkan volume produksi paket daging kurban yang siap didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
"Kurang lebih bobotnya mencapai 925 kilogram dan kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran sapi ini," ucap Saepul Haris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....