Takwa Jadi Jalan Kemuliaan
- 23 Mei 2026 16:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Khutbah Jumat di Masjid Al Muhajirin Pemkot Surabaya menegaskan bahwa rasa syukur atas nikmat Allah harus diwujudkan melalui ketakwaan dan amal nyata. Siaran langsung yang dipancarkan melalui Pro 1 dan Pro 4 RRI Surabaya, Jumat 22 Mei 2026 ini menghadirkan khotib KH. Drs. Achmad Su'udi Sulaiman, M.Ag., pengasuh kelompok KBIH Biru Zamzam dan pengasuh kajian keagamaan Masjid Al Akbar Surabaya.
Dalam khutbahnya, KH Achmad Su'udi menegaskan kemuliaan tertinggi di sisi Allah hanya diberikan kepada orang-orang bertakwa. Ia mengutip firman Allah dalam Surat An-Naba ayat 31, “Inna lil muttaqina mafaza, sesungguhnya bagi orang-orang bertakwa tersedia kemenangan.”
Khotib juga mengingatkan bahwa ukuran kemuliaan manusia bukan harta, jabatan, atau fasilitas duniawi. “Inna akromakum indallahi atqokum, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling tunduk dan patuh kepada Allah,” ujarnya mengutip Surat Al-Hujurat ayat 13.
Menurutnya, surga dengan segala kenikmatannya disiapkan Allah bagi hamba yang taat dan menjaga iman. Ia menyebut Surat Ali Imran ayat 133 sebagai pengingat bahwa luas surga melebihi langit dan bumi yang dipersiapkan bagi orang bertakwa.
KH Achmad Su'udi mengajak jamaah melakukan koreksi diri atas ucapan, perilaku, dan kualitas ibadah sehari-hari. “Minimal kualitas iman dan takwa kita dipertahankan, maksimal harus terus ditingkatkan,” katanya di hadapan jamaah.
Dalam khutbah itu, jamaah juga diingatkan tentang kepastian ajal yang tidak bisa dimajukan ataupun ditunda. “Satu detik pun manusia tidak bisa mengundurkan atau mempercepat waktu kematian yang sudah ditetapkan Allah,” tegasnya.
Ia menilai manusia cerdas adalah mereka yang mempersiapkan bekal menuju akhirat dengan amal saleh. Salah satu amalan yang ditekankan ialah membaca Al-Qur’an karena setiap huruf disebut bernilai pahala berlipat.
Khotib turut menyoroti pentingnya istighfar dan doa bagi kedua orang tua serta sesama mukmin. “Barangsiapa memohon ampun bagi laki-laki dan perempuan mukmin, maka ia mendapatkan pahala sebesar jumlah mereka,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar umat Islam tidak meremehkan amal kecil yang dilakukan dengan ikhlas. Dari langkah menuju masjid hingga dzikir sederhana, menurutnya seluruhnya bernilai pahala besar di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Menutup khutbahnya, KH Achmad Su'udi mengutip Surat Al-Ashr sebagai pengingat bahwa manusia berada dalam kerugian kecuali mereka yang beriman dan beramal saleh. Ia berharap seluruh jamaah diberikan kekuatan menjaga iman, memperbanyak amal, dan istiqamah dalam ketakwaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....