Kampung Oase Ondomohen Tunjukkan Ketahanan Pangan Mandiri

  • 21 Mei 2026 17:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah padatnya kawasan perkotaan, warga Kampung Oase Ondomohen, Kota Surabaya, membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan halangan untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri. Berbagai inovasi urban farming mengubah kampung ini menjadi ekosistem pertanian, perikanan, dan peternakan yang saling terhubung dan ramah lingkungan.

“Kami memulai Kampung Oase ini sejak tahun 2009 dengan semangat gotong royong. Awalnya hanya pertanian sederhana, tetapi sekarang berkembang menjadi pertanian, perikanan, hingga budidaya maggot. Semua saling terhubung dan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan warga,” ujar Endang Sri Wulansari, Ketua Poktan Kampung Oase, Kamis 21 Mei 2026.

Sejak berdiri, kampung ini telah meraih berbagai penghargaan di tingkat Kota Surabaya berkat inovasi berkelanjutan. Warga memanfaatkan tower garden untuk menanam sayuran di lahan terbatas, polybag untuk cabai dan tomat, serta tabulampot untuk tanaman buah, sehingga hasil panen lebih beragam.

Tidak hanya itu, Kampung Oase juga mengembangkan kolam perikanan untuk lele, nila, patin, dan budidaya lobster serta penggemukan kepiting. Inovasi ini menjadikan kampung sebagai contoh ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Di sektor peternakan, warga membudidayakan maggot yang berfungsi sebagai pakan ikan sekaligus pengurai sampah organik rumah tangga. Limbah organik yang diolah menjadi pupuk kompos digunakan kembali untuk pertanian, menciptakan sistem sirkular yang ramah lingkungan.

Endang menegaskan, hasil panen selalu diprioritaskan untuk kebutuhan warga. Surplus baru dipasarkan ke luar kampung.

“Tujuan utama kami bukan untuk dijual, tetapi untuk mencukupi kebutuhan pangan warga Kampung Oase terlebih dahulu. Kalau hasilnya lebih, baru kami jual keluar. Itu yang kami sebut sebagai ketahanan pangan mandiri,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi berkelanjutan, Kampung Oase Ondomohen menjadi bukti bahwa masyarakat perkotaan mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tengah perkembangan kota modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....