Bertahan di Rumah Tanpa Atap, Warga Kudus Dapat Uluran Tangan dari TP PKK
- 20 Mei 2026 16:24 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Seorang warga Desa Mlatilor, Kecamatan Kota Kudus, tetap bertahan tinggal di rumah tanpa atap setelah bangunan yang ditempatinya roboh akibat lapuk dimakan usia. Kondisi memprihatinkan itu mengundang perhatian Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus, Endhah Samani Intakoris, yang turun langsung meninjau lokasi pada Rabu, 20 Mei 2026.
Rumah tersebut dihuni Indro Anggoro (52), warga yang hidup seorang diri dan mengalami kesulitan ekonomi. Atap rumahnya ambruk sejak April lalu, namun Indro tetap bertahan tinggal di rumah tersebut meski kondisinya tidak lagi layak huni.
Kepala Desa Mlatilor, Zaenal mengatakan, selama dua tahun terakhir, pemerintah desa telah berupaya membantu kebutuhan Indro melalui dana desa. Namun, bantuan tersebut sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena Indro tidak memiliki pekerjaan tetap dan bergantung pada bantuan warga sekitar.
“Rumah yang ditempati Indro itu adalah milik pakde-nya. Setelah Indro pergi ke luar kota, rumah itu sempat dikontrakkan, lalu Indro pulang dan menempati rumah itu,” ujarnya.
Sayangnya, Indro tidak bekerja dan hanya tergantung dari belas kasihan para tetangga. “Kami juga sudah memberikan bantuan dari dana desa kepada Indro, uang itu digunakan olehnya untuk makan sehari – hari,” ujar Zaenal.
Menurut Zaenal, pemerintah desa berencana membangun atap rumah sederhana agar Indro tetap memiliki tempat tinggal yang aman. Pembangunan akan dilakukan melalui bantuan PMI Kudus, dana desa, serta gotong royong masyarakat setempat.
Sementara itu, Endhah Samani mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi rumah yang nyaris tanpa pelindung tersebut. Ia meminta pemerintah desa segera membenahi rumah agar penghuninya terlindungi dari cuaca ekstrem.
“Saya kesini untuk melihat kondisi rumah salah satu warga desa Mlatilor ini, ternyata atap yang ambruk tidak hanya separo tetapi keseluruhan. Saya pesan kepada Pak Kades agar atap rumah Pak Indro ini segera dibenahi, Terpenting penghuninya bisa terlindungi dari panas dan hujan,” Knya.
Dalam kunjungannya, Endhah juga menyerahkan bantuan dari PMI Kudus berupa 50 kilogram beras dan uang tunai Rp3,5 juta. Bantuan tersebut rencananya digunakan untuk membangun kembali atap rumah Indro dengan dukungan dana desa dan swadaya warga sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....