Polisi Petakan Desa Rawan Konflik Pilkades

  • 18 Mei 2026 21:30 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026, Polresta Sidoarjo memperketat pengamanan di sejumlah wilayah yang dipetakan rawan konflik. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan selama seluruh tahapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

‎Kapolresta Sidoarjo, KombesPol Cristian Tobing, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemetaan kerawanan, terdapat enam desa yang masuk kategori atensi khusus karena berpotensi terjadi gesekan antarpendukung calon kepala desa (cakades).

‎“Enam desa ini menjadi prioritas pengamanan karena memiliki potensi konflik yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya,” ujarnya, Senin 18 Mei 2026.

‎Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, sebanyak 1.200 personel gabungan disiagakan. Mereka akan mengawal seluruh tahapan Pilkades, mulai dari pengundian nomor urut, masa kampanye, pemungutan suara pada 24 Mei 2026, hingga tahapan pascapencoblosan.

‎Cristian menegaskan, desa-desa yang masuk kategori rawan akan mendapatkan pengamanan lebih ketat dan intensif dibandingkan desa lain yang dinilai relatif aman.

‎Selain penguatan pengamanan, pihak kepolisian juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengimbau seluruh calon kepala desa beserta tim pendukungnya agar menjaga situasi tetap kondusif.

‎“Kami mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan persaingan yang sehat, damai, dan demokratis demi suksesnya Pilkades serentak 2026 di Sidoarjo,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....