Munafri dan Melinda Aksa Hadiri Pembukaan MIWF 2026 Bersama Anak Muda Makassar

  • 16 Mei 2026 07:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Makassar International Writers Festival (MIWF) kembali mendapatkan dukungan dan keterlibatan langsung Pemerintah Kota Makassar setelah bertahun-tahun berjalan secara mandiri. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, menghadiri langsung pembukaan MIWF pada Kamis 14 Mei 2026 malam. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, , serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar.

Kehadiran pemerintah kota dalam festival sastra internasional tersebut menjadi penanda kuat komitmen Appi untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan komunitas kreatif di Kota Makassar. Dalam sambutannya, Appi mengatakan sejak awal menjabat sebagai Wali Kota Makassar, dirinya memilih memperkuat event-event yang telah tumbuh besar dan memiliki dampak nyata bagi kota dibanding menghadirkan banyak agenda baru.

Menurutnya, MIWF menjadi salah satu event strategis yang layak mendapat dukungan penuh karena mampu menghadirkan ruang interaksi yang inklusif sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota budaya dan kota kreatif. “Event seperti inilah yang harus terus kita besarkan. Pemerintah hadir bukan untuk mengambil alih, tapi menjadi bagian agar event ini terus tumbuh tanpa sekat dan tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah kota ingin hadir sebagai mitra bagi komunitas, seniman, dan pegiat sastra untuk bersama-sama membangun ruang kebudayaan yang terbuka bagi semua kalangan. “Ijinkan pemerintah hadir menjadi ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan menjadi bagian dalam menumbuhkan sastra dan seniman-seniman di kota ini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Appi turut mengapresiasi konsistensi seluruh manajemen dan relawan MIWF yang selama ini menjaga festival tetap hidup melalui kekuatan warga dan komunitas.

Ia menilai kehadiran delegasi internasional dalam pembukaan MIWF menjadi bukti bahwa festival tersebut semakin diperhitungkan dalam jejaring sastra dunia dan membawa nama Makassar ke panggung internasional.

Sementara itu, Direktur MIWF menjelaskan tema “Re-co-ordinate” yang diusung tahun ini lahir dari refleksi pentingnya membangun ulang hubungan antarpihak. Ia menilai dalam sebuah struktur, baik itu lembaga pemerintah maupun organisasi seperti MIWF, persoalan yang muncul seringkali tidak hanya terkait kebijakan, tetapi juga lemahnya relasi dan koordinasi.

“Kita sering melihat kegagalan secara vertikal karena kegagalan kebijakan. Tapi jangan-jangan persoalan kita juga ada secara relasional,” ujar Aan. Jumat, 15 Mei 2026.

Ia juga mengungkapkan kolaborasi gelaran MIWF 2026 bersama Pemkot Makassar akhirnya kembali terjalin setelah terakhir berlangsung pada 2013. Aan berharap keterlibatan kembali Pemkot Makassar dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat ruang kebudayaan yang dibangun bersama antara komunitas, warga, dan pemerintah.

Meski demikian, ia menegaskan MIWF dapat bertahan hingga sekarang karena digerakkan oleh warga dan komunitas yang menjaga festival ini tetap hidup dari tahun ke tahun. Karena itu, nilai-nilai festival menjadi fondasi utama dalam setiap kolaborasi.

Adapun MIWF 2026 akan berlangsung selama empat hari, 14-17 Mei 2026, dengan menghadirkan 144 program diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara yang dipusatkan di Benteng Rotterdam. Sejumlah agenda juga dilaksanakan di Makassar Creative Hub (MCH) milik Pemkot Makassar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....