BPS: Inflasi Gorontalo Masih Terkendali di Tahun 2026

  • 15 Mei 2026 04:17 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo menyebut tingkat inflasi di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2026 hingga April masih berada dalam kondisi terkendali.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Agus Sudibyo kepada RRI, mengatakan indikator inflasi terkendali mengacu pada target nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Menurutnya, rentang inflasi yang masih dianggap aman berada pada angka 1,5 hingga 3,5 persen.

“Kalau kita lihat inflasi di Provinsi Gorontalo itu masih berada dalam rentang target tersebut,” ujar Agus Sudibyo, Rabu 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, secara year to date atau inflasi kumulatif Januari hingga April 2026, angka inflasi Gorontalo tercatat sebesar 2,11 persen.

Angka tersebut dinilai masih sesuai dengan sasaran pengendalian inflasi nasional sehingga kondisi harga barang dan jasa di Gorontalo secara umum masih relatif stabil.

“Inflasi kumulatif sepanjang 2026 sampai April berada di angka 2,11 persen. Artinya inflasi di Provinsi Gorontalo masih terkendali,” jelasnya.

BPS menilai pengendalian inflasi menjadi penting karena berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID juga terus melakukan berbagai langkah pengendalian, terutama pada komoditas pangan yang kerap memicu kenaikan harga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....