UNP Kediri Dorong Literasi Numerasi PAUD lewat Permainan Tradisional

  • 13 Mei 2026 13:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Pembelajaran literasi numerasi bagi anak usia dini di Kediri mulai dikembangkan melalui pendekatan permainan tradisional dan mini riset. Program tersebut diterapkan dalam kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Litnum Mini-Lab yang dibuka di TK Putra Bangsa An-Nur, Rabu, 13 Mei 2026, dan diikuti oleh 10 guru TK Putra Bangsa An-Nur, tiga dosen tim PKM UNP Kediri, serta tiga mahasiswa yang tergabung dalam tim PKM. Kegiatan ini akan berlangsung secara bertahap hingga Juni 2026.

Ketua Tim PKM Litnum Mini-Lab UNP Kediri, Dr. Ika Santia mengatakan, program tersebut merupakan kolaborasi antara Program Studi Pendidikan Matematika dan PG-PAUD UNP Kediri yang didukung dana hibah kompetitif nasional dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemdiktisaintek. Menurutnya, penguatan literasi numerasi perlu dikenalkan sejak dini melalui metode belajar yang menyenangkan agar anak mampu memahami konsep numerasi dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak usia dini perlu dikenalkan pada literasi numerasi melalui aktivitas yang menyenangkan. Dengan permainan tradisional dan mini riset, anak tidak hanya menghafal angka, tetapi juga belajar memecahkan masalah sederhana yang dekat dengan kehidupan mereka,” kata Ika.

Ia menambahkan, pendekatan Numeracy Through Play dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun kemampuan berpikir kritis sejak dini. “Dalam pelaksanaannya, program ini nanti meliputi pendampingan guru, pengembangan media bermain numerasi, pengenalan mini riset sederhana, hingga pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik,” ujarnya.

Suasana pembelajaran literasi numerasi bagi anak usia dini di Kediri dalam kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Litnum Mini-Lab di TK Putra Bangsa An-Nur (Foto : RRI/Kusuma)

Kepala TK Putra Bangsa An-Nur, Nurul Wakhidah menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan itu memberikan tambahan wawasan bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran literasi numerasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakter anak usia dini.

“Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi kami. Guru-guru mendapatkan tambahan referensi untuk mengenalkan literasi dan numerasi dengan cara yang lebih menyenangkan sehingga anak bisa belajar tanpa merasa terbebani,” ujar Nurul.

Suasana pembelajaran literasi numerasi bagi anak usia dini di Kediri dalam kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Litnum Mini-Lab di TK Putra Bangsa An-Nur (Foto : RRI/Kusuma)

Sementara itu, Kaprodi PG-PAUD UNP Kediri, Dr. Anik Lestaningrum, S.Pd., M.Pd., menjelaskan, tahap awal kegiatan diisi dengan workshop untuk menyegarkan kembali pemahaman guru mengenai konsep literasi numerasi sesuai tahap perkembangan anak. Selain itu, tim juga menyiapkan perangkat pembelajaran berbasis permainan tradisional dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar lingkungan sekolah.

Suasana pembelajaran literasi numerasi bagi anak usia dini di Kediri dalam kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) Litnum Mini-Lab di TK Putra Bangsa An-Nur (Foto : RRI/Kusuma)

“Selama ini penerapan literasi numerasi pada anak usia dini masih banyak yang terlalu akademik. Melalui program ini, kami ingin mengembalikan proses belajar yang sesuai perkembangan anak, sekaligus mengurangi ketergantungan mereka terhadap gadget lewat permainan tradisional,” ucapnya.

Diharapkan, program PKM Litnum Mini-Lab ini dapat menjadi percontohan bagi sekolah lain dalam mengembangkan pembelajaran literasi numerasi berbasis bermain dan eksplorasi anak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....