Kalteng Jadi Inspirasi Nasional, Gaungkan Nol Kecelakaan di Jalan Raya
- 13 Mei 2026 11:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Semangat untuk mewujudkan jalan yang aman dan bebas kecelakaan bergema kuat di Gedung Kerucut Mapolda Kalimantan Tengah, Rabu, 13 Mei 2026.
Rapat Kerja Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026 resmi digelar dengan mengusung tema besar yakni "Akselerasi Forum LLAJ Guna Mewujudkan Jalan yang Aman, Angkutan yang Tertib, dan Perilaku yang Berkeselamatan Menuju Zero Accident dan Zero Fatality."
Bukan sekadar rapat biasa. Forum ini menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan di Kalteng untuk duduk bersama, bersinergi, dan menegaskan komitmen nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih menjadi momok di banyak daerah di Indonesia.
Kehadiran Komjen Pol Prof. Dr. Chrysnanda Dwilaksana, Kepala Pusat Studi Ilmu Kepolisian, memberikan bobot tersendiri pada kegiatan ini. Ia tak segan memberikan apresiasi tinggi kepada Kalimantan Tengah yang dinilainya layak menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lain di seluruh Indonesia.
"Ini merupakan sebuah inspirasi untuk daerah lain bahwa di Kalteng ada raker para pemangku kepentingan untuk peka dan peduli terhadap kualitas keselamatan, menurunkan fatalitas kecelakaan, serta membangun budaya tertib berlalu lintas," ujarnya.
Pernyataan itu bukan pujian kosong. Kalteng dinilai telah membuktikan bahwa sinergi lintas sektor bisa diwujudkan secara nyata, dari kebijakan gubernur yang berpihak pada keselamatan jalan, hingga komitmen Kapolda yang menegaskan bahwa lalu lintas adalah urat nadi kehidupan yang harus dijaga.
Lima Pilar Keselamatan Jalan
Komjen Chrysnanda memaparkan bahwa penanganan lalu lintas di Kalteng diarahkan pada pendekatan road safety berbasis model smart city yang menyatukan lima pilar utama, seperti Safer Management (Tata kelola yang tertib dan terencana),
Safer Road (Infrastruktur jalan yang aman dan layak),
Safer Vehicle (Kendaraan yang memenuhi standar keselamatan),
Safer People (Pengguna jalan yang sadar dan berperilaku tertib), dan
Post-Crash Response ( Penanganan cepat dan tepat pascakecelakaan.
Kelima pilar ini menjadi fondasi kokoh dalam upaya mewujudkan cita-cita bersama: nol kecelakaan dan nol korban jiwa di jalan raya.
Lebih lanjut, Komjen Chrysnanda menekankan bahwa keberadaan Forum LLAJ bukan sekadar formalitas kelembagaan. Forum ini, menurutnya, secara nyata mendorong tumbuhnya kepedulian dan kepekaan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
"Dengan adanya forum ini, kepedulian dan kepekaan terhadap keselamatan di jalan raya semakin bertambah," katanya.
Raker Forum LLAJ Kalteng 2026 pun menjadi bukti bahwa keselamatan jalan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat, dari pemerintah, kepolisian, hingga warga yang setiap hari menggunakan jalan sebagai ruang hidup bersama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....