Sektor Pertanian Masih Jadi Penopang Tenaga Kerja Kalbar

  • 10 Mei 2026 20:28 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Kalimantan Barat hingga Februari 2026 berdasarkan data terbaru BPS. Badan Pusat Statistik Kalbar mencatat lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan menyerap sekitar 45,70 persen tenaga kerja di Kalimantan Barat.

Jumlah tersebut menjadikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung utama dunia kerja masyarakat Kalbar dibandingkan sektor lainnya.

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, mengatakan tingginya serapan tenaga kerja di sektor pertanian menunjukkan masyarakat Kalbar masih bergantung pada sektor primer.

Selain pertanian, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyerap tenaga kerja terbesar berikutnya dengan kontribusi 12,45 persen,ujarnta, Jumat, 8 Mei 2026.

Sementara sektor industri pengolahan berada di posisi ketiga dengan serapan tenaga kerja sebesar 6,68 persen.

Secara umum, jumlah penduduk bekerja di Kalbar pada Februari 2026 mencapai 2,91 juta orang atau bertambah 115,84 ribu orang dibandingkan Februari 2025.

Namun, BPS juga mencatat sebagian besar pekerja di Kalbar masih berada pada sektor informal.

Jumlah pekerja informal mencapai 1,70 juta orang atau sekitar 58,51 persen dari total penduduk bekerja.

Selain itu, tingkat pendidikan pekerja masih didominasi lulusan SD ke bawah dengan persentase mencapai 41,65 persen. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja di Kalimantan Barat.

Meski demikian, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Kalbar mengalami peningkatan menjadi 69,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan itu menunjukkan semakin banyak masyarakat usia kerja yang aktif terlibat dalam aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....