Penduduk Usia Kerja di DIY Bertambah 42 Ribu

  • 10 Mei 2026 20:10 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Jumlah penduduk usia kerja di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), bertambah 42 ribu orang per Februari 2026. Sehingga, jumlah total penduduk usia kerja sebanyak 2,28 juta orang, baik yang bekerja maupun menganggur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih menyebut Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) 74,52 persen atau naik 0,80 persen poin secara tahunan. Hal ini mencerminkan semakin banyak penduduk usia kerja aktif secara ekonomi.

Di samping itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar 3,05 persen, atau turun 0,13 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam penyerapan tenaga kerja.

”Jumlah penduduk bekerja di DIY saat ini mencapai 2,21 juta orang, atau bertambah sekitar 44 ribu orang dibandingkan bulan Februari 2025,” katanya, Minggu, 10 Mei 2026. ”Kemudian penyerapan tenaga kerja masih didominasi pada beberapa sektor.”

Diantaranya Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sekitar 24,59 persen, Perdagangan Besar dan Eceran sekitar 16,08 persen, serta Industri sekitar 15,17 persen. Sedangkan penyerap tenaga kerja terendah adalah Aktivitas Real Estat dan Pertambangan dan Penggalian.

Dari sisi status pekerjaan, sebagian besar penduduk bekerja berstatus sebagai buruh, karyawan dan pegawai. Namun, proporsi pekerja formal tercatat sebesar 46,02 persen, atau menurun 1,10 persen poin dibandingkan kondisi bulan Februari 2025.

Dilihat dari kualitas pekerjaan, mayoritas penduduk bekerja merupakan pekerja penuh sekitar 35 jam per minggu sebesar 71,75 persen, yang meningkat dari tahun sebelumnya. Sedangkan pekerja tidak penuh jumlahnya mencapai 28,25 persen.

”Yang terdiri dari pekerja paruh waktu sebesar 23,46 persen dan setengah penganggur sebesar 4,78 persen,” ucapnya. ”Sesuai tingkat pendidikan, tenaga kerja didominasi lulusan SMK sebesar 24,15 persen, diikuti lulusan SD ke bawah 23,13 persen.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....