Akademisi Unila Berpeluang Raih Beasiswa Riset Jerman Periode Oktober

  • 10 Mei 2026 11:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Peluang mobilitas mahasiswa dan dosen ke luar negeri kembali terbuka lebar melalui skema pendanaan proyek riset internasional ke Jerman. Program ini tidak hanya berfokus pada beasiswa individu, tetapi juga mendorong kolaborasi institusional guna memperkuat jejaring akademik antarnegara.

Pemerintah Jerman melalui (Deutscher Akademischer Austauschdienst) DAAD menyediakan berbagai jalur pendanaan yang memungkinkan terjadinya pertukaran peneliti untuk proyek-proyek ambisius. Keunggulan riset Jerman di bidang teknik menjadi daya tarik utama bagi para dosen dan mahasiswa pascasarjana untuk mengasah kompetensi mereka.

Informasi mengenai tenggat waktu aplikasi menjadi hal krusial yang harus diperhatikan oleh para calon pendaftar di lingkungan Universitas Lampung. Persiapan dokumen dan komunikasi dengan petugas pemberi beasiswa perlu dilakukan sejak dini agar proses seleksi berjalan maksimal.

Direktur DAAD Dr. Guido Schnieders mengingatkan para peminat untuk segera mengumpulkan informasi terkait persyaratan aplikasi yang akan berakhir pada akhir tahun. Kontak langsung dengan pihak penyelenggara sangat disarankan untuk mendapatkan panduan studi yang lebih akurat.

“For most of the programs, application deadline is in October, so there is time to gather information and get into contact with our scholarship officers,” ujar Guido Schnieders pada Minggu 10 Mei 2026.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Suripto Dwi Yuwono menyatakan universitas sangat terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan seluruh institusi internasional. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pencapaian visi Unila menuju universitas berkelas dunia.

Antusiasme peserta dalam menggali informasi mengenai riset di Jerman diharapkan menjadi pemantik proyek kolaboratif yang lebih besar. Perluasan jejaring global ini diharapkan mampu meningkatkan publikasi ilmiah internasional serta reputasi akademik Unila di tingkat regional ASEAN.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....