OKI Gelar Aksi Bergizi Cegah Anemia dan Stunting

  • 09 Mei 2026 05:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Kayuagung – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 6 Kayuagung, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah anemia dan stunting melalui pembiasaan pola hidup sehat sejak usia remaja, khususnya di lingkungan sekolah.

Ratusan siswa dan siswi mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan senam sehat bersama di halaman sekolah. Setelah itu, peserta mengikuti sarapan bergizi dengan menu seimbang dan minum tablet tambah darah (TTD) yang didampingi petugas kesehatan.

Selain aktivitas fisik dan konsumsi gizi seimbang, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pencegahan anemia pada remaja.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi, mengatakan, pembiasaan hidup sehat di sekolah menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda.

“Anak-anak harus dibiasakan memahami pentingnya sarapan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga asupan gizi sejak usia remaja. Ini menjadi fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif,” kata Ike.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak hanya dilakukan pada balita, namun juga perlu dimulai sejak usia remaja, terutama bagi remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu.

“Remaja putri perlu mendapat perhatian khusus karena anemia dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko stunting pada anak di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhammad Lubis, mengatakan, anemia pada remaja masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu ditangani secara berkelanjutan melalui edukasi dan intervensi rutin di sekolah.

“Melalui Aksi Bergizi, kami ingin membangun kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Lubis.

Ia menambahkan, konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan prevalensi anemia pada remaja putri.

“Jika anemia dapat dicegah sejak remaja, maka risiko stunting pada generasi berikutnya juga dapat ditekan. Karena itu, kegiatan ini akan terus diperluas di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten OKI berharap kegiatan tersebut dapat membentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebersihan diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....