Penerapan B50, Pemda Harap Harganya Lebih Terjangkau
- 07 Mei 2026 06:28 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah saat telah menargetkan program mandatori B50 akan mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2026 mendatang. B50 adalah program bahan bakar nabati (biodiesel) yang terdiri dari campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak kelapa sawit (B100) dan 50 persen solar (BO). Sejumlah Kepala Daerah berharap dengan kehadiran program ini menjadi salah satu bagian dalam menjaga energi di Indonesia, selain itu juga diharapkan harganya bisa lebih terjangkau terutama untuk para nelayan.
Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan Muhammad Yusran Lalogau menilai langkah Pemerintah dalam mencapai ketahanan energi dengan sejumlah program, termasuk B50. Artinya kedepan Indonesia tidak akan terlalu bergantung dari negara-negara luar dalam memenuhi kebutuhan BBM mereka. "Kalau saya, dengan ada inovasi (B50, red) , bahkan kemarin saya baca berita ada inovasi solar dari sawit, tentunya bukan untuk lain setidaknya kalau ada produksi dalam negeri, yakin dan percaya harganya bisa lebih rendah dan masyarakat bisa lebih akses yang hal-hal seperti itu," katanya Rabu 6 Mei 2026
Ia menambahkan melalui program ini tentunya bisa memaksimalkan peluang yang ada, "Dengan perang saat ini, yang berdampak pada naiknya harga minyak dunia yang berpengaruh juga terhadap kondisi BBM, jangan sampai mencekik masyarakat. Kalau harapan saya,dengan program yang akan dilaksanakan oleh Bapak Presiden, (Prabowo Subianto, red), kedepan nantinya yang diutamakan daerah -daerah kepulauan l, masyarakat -masyarakat kecil yang mungkin sudah dengan naiknya solar," ungkapnya
Yusran menambahkan, dengan akan diterapkannya program B50 diharapkan nantinya ada kebijakan khusus, apalagi banyak masyarakat di kepulauan berprofesi sebagai nelayan, "Mungkin pembeliannya nanti bisa lebih diatur, beda dengan mobil-mobil besar, misalnya pembelian 5 - 10 liter untuk kebutuhan kapalnya, kalau kemudian berlebih mungkin bisa diatur pembeliannya," paparnya," ucapnya
Yusran menyatakan dukungan program yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut,dan berharap banyak nantinya ketika diterapkan secara luas untuk masyarakat, bisa menyasar di daerah kepulauan tentunya harganya bisa lebih terjangkau mengingat penghasilan masyarakat di sana lebih banyak berprofesi sebagai nelayan.
Senada dengan Bupati Pangkep, Suwardi Haseng, Bupati Soppeng menyatakan dukungannya terhadap program B50 Biodiesel yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Menurutnya, program ini sangat tepat mengingat biodiesel ini berasal dari Bahan Bakar Nabati, dan bisa mengurangi subsidi terhadap BBM selama ini.
"Kalau kami di daerah, mendukung langkah ini dan sangat tepat, mengingat biodiesel ini bersumber dari bahan bakar nabati. Selain itu, bisa mengurangi subsidi yang selama ini diberikan, kami tentu akan mengikuti aturannya," ucapnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....