UMRAH Kota Tanjungpinang Launching 5 Pusat Studi & MITC di Nexus Expo 2026
- 04 Mei 2026 16:24 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang – Universitas Maritim Raja Ali Haji Umrah (UMRAH) Kota Tanjungpinang menggelar Nexus Expo 2026 di gedung Gedung Gurindam Ismeth Abdullah, Dompak, Tanjungpinang, Senin, 4 Mei 2026. Sekaligus melaunching 5 pusat Studi/penelitian dan Mangrove information Training Center (MITC) pada kegiatan tersebut.
Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti mengatakan, Nexus Expo 2026 merupakan bagian dari memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2026. Peluncuran peluncuran pusat studi dan MITC di harapkan mampu mendorong lahirnya ide riset yang memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kegiatan diharapkan dapat mampu menghasilkan cendikiawan mahasiswa maritim,” kata Agung Dhamar Syakti.
Lima pusat studi dan MITC yang di launching yakni:
1. Pusat studi laut Natuna
2. Pusat studi mitigasi bencana
3. Sustainable Development Goals Center
4. Pusat studi Kepolisian
5. Pusat kajian perencanaan, infrastruktur dan kewilayahan
6. Mangrove information Training Center
Wakil Gubenur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi atas dukungan terhadap Lima pusat studi dan MITC. Ia menyoroti peran akademisi dengan pemerintah untuk meningkatkan sumber daya yang unggul di Provinsi Kepri.
“Kami mendukung Perkembangan kemaritiman kita yang ada di provinsi Kepri,” ucap Nyanyang.
Penguatan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan optimalisasi potensi maritim, seperti mangrove, terumbu karang, hingga budidaya rumput laut. Studi yang dilakukan oleh UMRAH tidak lupa terkait mitigasi bencana agar dapat mencegah kerusakan yang terjadi pada laut di Kepri.
“Mitigasi jangan sampe ada permasalahan kita baru turun, kita harus antisipasi sebelum hal buruk itu terjadi,” tuturnya.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, mengatakan, melalui Kolaborasi dengan akademisi dapat menyelesaikan permasalahan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Dengan adanya kolaborasi ini Pusat Studi kepolisian dapat menyelesaikan masalah melalui kajian bersama akademisi.
“Kami sadar permasalahan kamtibmas di Kepri tidak bisa kami selesaikan sendirian,” kata, Irjen Pol Asep Safrudin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....