BMKG Deteksi 17 Titik Panas di Aceh, Paling Banyak di Aceh Utara
- 03 Mei 2026 15:02 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mencatat sebanyak 17 titik panas (hotspot) tersebar di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh pada 2 Mei 2026.
Prakirawan BMKG, Nasyithah Az-Zahra Lubis, dalam laporan yang diterima RRI, Minggu 3 Mei 2026, menyebutkan bahwa titik panas tersebut terpantau berdasarkan data sensor satelit MODIS (Terra, Aqua, Suomi NPP) serta NOAA20/VIIRS.
"Dari hasil pemantauan, seluruh titik panas yang terdeteksi berada pada tingkat kepercayaan sedang. Sebaran titik panas tersebut meliputi beberapa kabupaten, dengan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Aceh Utara, khususnya di Kecamatan Langkahan," katanya.
Selain itu, titik panas juga terpantau di Kabupaten Aceh Timur, tepatnya di Kecamatan Pante Bidari dan Peunaron, serta di Kabupaten Aceh Barat (Johan Pahlawan), Aceh Jaya (Teunom), dan Aceh Tamiang (Tamiang Hulu).
BMKG juga mencatat keberadaan titik panas di wilayah Kabupaten Gayo Lues, yakni di Kecamatan Teripe Jaya, dengan total dua titik.
Secara keseluruhan, kondisi ini menunjukkan adanya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah tersebut, meskipun tingkat kepercayaan titik panas masih berada pada kategori sedang.
BMKG mengimbau masyarakat serta pihak terkait untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, guna mencegah potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....