Aksi Demontrasi yang Berlangsung Dua Hari di Makassar Relatif Aman
- 03 Mei 2026 11:54 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Aksi untuk Rasa di Kota Makassar dalam dua hari, memperingati Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasiona, Kota Makassar relatif aman dan Kondusif. Untuk rasa dilakukan massa buru di 13 titik di Kota Makassar, memperingati May Day, Jumat 1 May 2026 dan juga beberapa titik unjuk rasa dilakukan Mahasiswa memperingati Hari Pendidikan Nasional, Sabtu, 2 Mei 2026.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin, Minggu 3 Mei 2026 mengungkapkan Polrestabes Makassar diback Up Polda Suksma yang menurunkan Personil pengamanan peringatan May Day dan Hari Pendidikan Nasional, melakukan pengawalan ibukk rasa dengan mengedepankan pendekatan humanis. Personil kepolisian juga melakukan pengamanan di setiap lokasi unjuk rasa untuk memastikan massa aksi berjalan tertib dan aktifitas masyarakat juga berjalan lancar.
"Peringatan hari buruh internasional dan peringatan hari pendidikan nasional di kota Makassar yang dilakukan massa buruh dan massa Mahasiswa berjalan lancar dan kondusif hingga untuk rasa berakhir yang berlangsung hingga malam hari" Ujar Kompol Wahiduddin.
Menurut Kompol Wahiduddin Aksi yang berlangsung di depan salah satu kampus di Jalan Urip Sumoharjo yabg sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas hingga kepadatan terjadi akibat aksi pembakaran ban bekas di tengah badan jalan oleh massa aksi. Tidak hanya melakukan pengawalan dan pengamanan massa unjuk rasa juga memastikan aktifitas masyajata tidak terganggu.
Salah satu kegiatan personil Kepolisian dilakukan dalam pengamanan unjuk rasa kata Kompol Wahiduddin dalam menjaga kebersihan jalana yang telah terjadi pembakaran ban bekas oleh demonstran . Langka dilakukan personil Polri guna memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu serta arus lalu lintas dapat kembali normal. “Aksi selesai kami langsung memerintahkan personel untuk membersihkan sisa pembakaran ban agar tidak mengganggu pengguna jalan dan arus lalu lintas bisa segera kembali normal dan aman dilalui,” ujar Kompol Wahiduddin.
Selain itu lanjut Kompol Wahiduddin personel satuan lalu lintas juga melakukan rekayasa arus kendaraan untuk mengurai kepadatan dan mencegah potensi gangguan keamanan maupun keselamatan pengendara. Anggota kepolisian yang bertugas pengamanan unjuk rasa berusaha menyingkirkan sisa - sisa ban bekas yang dibakar massa unjuk rasa karena berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalulintas dan menghambat laju kendaraan pengendara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....