Kodim 0731 Kulon Progo Optimis Sasaran TMMD Dapat Tercapai Tepat Waktu

  • 30 Apr 2026 14:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, KULON PROGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di wilayah Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, telah berjalan dengan baik. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini berlangsung selama 30 hari, terhitung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 mendatang.

Tema yang diusung tahun ini menjadi penegasan bahwa pembangunan yang dimulai dari tingkat desa, dengan semangat kebersamaan dan sinergitas antara TNI, Pemerintah, dan masyarakat, merupakan kunci utama dalam mewujudkan kemajuan daerah secara menyeluruh.

Sejalan dengan harapan tersebut, Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Yuli Haryo Saputro, optimis terhadap capaian sasaran fisik maupun non-fisik di Kalurahan Sidorejo. Menurutnya, kualitas hasil pekerjaan tetap menjadi prioritas utama di samping kecepatan waktu.

Hingga saat ini, progres di lapangan menunjukkan tren positif berkat kuatnya kemanunggalan antara personel Satgas dan warga setempat.

"Pada setiap pembangunan sasaran fisik ada kekompakan antara Satgas TMMD dan masyarakat. Kebersamaan ini menjadi modal utama kami untuk menuntaskan seluruh pekerjaan dengan hasil yang bagus," ujarnya.

Program TMMD Reguler ke-128 tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan sanitasi melalui pembangunan jamban/MCK serta renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan dampak instan dan berkelanjutan bagi kualitas hidup masyarakat di wilayah Kapanewon Lendah.

Dengan semangat gotong royong yang masih kental, TMMD Reguler ke-128 di Kulon Progo menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Sebelumnya, Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan dalam berharwp agar seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan.

"Infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat memperlancar akses, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta menunjang kesejahteraan masyarakat. Seluruh bantuan, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya, dijaga, dan dirawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang," ujar Agung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....