Kemarau Panjang 2026, Waspada El Nino dan Karhutla

  • 28 Apr 2026 21:48 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada akhir Mei 2026. Musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih lama dari biasanya.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Anton Budiono, mengatakan musim kemarau 2026 diperkirakan lebih panjang sekitar satu bulan. Kondisi ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang berdampak pada penurunan curah hujan.

"Tahun ini kemarauannya akan lebih panjang. Jadi memang sesuai prediksi kami tahun ini musim kemarau akan lebih panjang 2-4 dasarian dari normalnya atau dari rata-ratanya. Itu artinya 20 hari sampai 40 hari lebih panjang," katanya, saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 28 April 2026.

Lebih lanjut, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kalimantan Tengah, Indra Wiratama, mengatakan kondisi kemarau panjang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Pihaknya terus melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat untuk mengantisipasi karhutla, terutama dari aktivitas pembukaan lahan.

"Upaya-upaya pembukaan lahan agar dilakukan secara terkendali, dan terlaporkan kepada aparat setempat. Jadi bagaimana masyarakat berkoordinasi dengan aparat, dengan tokoh-tokoh adat di situ harus ada perizinannya dan bergantian, jamnya pun diatur, dan satu juga, tidak boleh di lahan gambut," katanya.

Upaya sosialisasi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat setempat. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan serta risiko yang dapat ditimbulkan selama musim kemarau.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Kesadaran dan kerja sama semua pihak dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya bencana karhutla yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....