Pemkab Jombang Libatkan Siswa SLB Ciptakan Mitigasi Bencana Inklusif

  • 26 Apr 2026 19:58 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang melibatkan siswa sekolah luar biasa (SLB) dalam upaya membangun mitigasi bencana yang inklusif melalui simulasi kesiapsiagaan pada peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 di RTH Kebon Ratu, Minggu, 26 April 2026.

Keterlibatan ini menegaskan bahwa kelompok disabilitas memiliki peran penting dalam sistem penanggulangan bencana. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi daerah dalam memperluas partisipasi masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar memiliki pemahaman dan keterampilan dasar saat menghadapi potensi bencana.

Bupati Jombang Warsubi, melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, mengatakan pemerintah daerah terus mendorong penguatan sistem penanggulangan bencana yang ramah bagi semua kalangan.

“Kami berupaya memperluas pendekatan inklusif lewat pelatihan, peningkatan kapasitas masyarakat, serta kerja sama lintas sektor agar penanganan bencana bisa menjangkau seluruh lapisan,” ujarnya.

Dalam dua tahun terakhir, Jombang juga konsisten menjadikan siswa SLB sebagai peserta utama dalam simulasi kebencanaan.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Jombang, Purwanto, menilai langkah tersebut sebagai inovasi yang patut dikembangkan lebih luas.

“Langkah ini layak diapresiasi karena menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga berhak mendapat ruang yang sama dalam kesiapsiagaan bencana, sehingga risiko korban dapat diminimalkan,” katanya.

Selain simulasi, peserta juga mendapatkan edukasi kebencanaan secara interaktif dari tim pendamping BPBD.

Metode penyampaian yang disesuaikan membuat materi lebih mudah dipahami oleh siswa. Kegiatan turut dilengkapi dengan penampilan seni dari siswa SLB sebagai bentuk ekspresi dan penguatan rasa percaya diri.

Pelaksanaan HKB 2026 di Jombang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat sistem mitigasi bencana yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....