Produksi Ikan Pandeglang Ditarget Naik 15 Persen

  • 25 Apr 2026 11:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang menetapkan target ambisius untuk mendongkrak produksi perikanan pada tahun 2026. Pemerintah daerah memproyeksikan kenaikan angka produksi antara 10 hingga 15 persen, baik dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya air tawar. Target ini ditetapkan sebagai upaya optimalisasi potensi maritim dan penguatan ketahanan pangan daerah pasca evaluasi capaian kinerja sepanjang dua tahun terakhir.

Kepala Diskan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar menjelaskan, penetapan target tersebut didasari oleh masifnya program pemberdayaan nelayan yang telah berjalan selama tahun 2025. Peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan teknis serta pemberian bantuan sarana prasarana menurutnya menjadi indikator utama optimisme pemerintah. Meski demikian, Ia mengakui pencapaian target ini sangat bergantung pada kondisi alam mengingat aktivitas nelayan sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem di perairan Banten.

"Target kita tahun 2026 ini mentargetkan kenaikan di angka antara 10 sampai 15 persen. Mudah-mudahan di tahun 2026 juga cuaca mendukung untuk mencapai target tersebut," ujar Uun, Sabtu 25 April 2026.

Diskan mencatat produksi perikanan pada tahun 2024 pada sektor perikanan tangkap mencapai angka 32.000 ton, sementara budidaya air tawar berada pada posisi 27.000 ton. Angka ini terus menunjukkan tren positif pada tahun 2025 dengan kenaikan produksi tangkapan laut sekitar 36.000 ton dan budidaya air tawar 27.000 ton. Jika target 2026 tercapai, total produksi perikanan di Kabupaten Pandeglang diproyeksikan berada di kisaran 40.700 hingga 42.550 ton.

Selain fokus pada produksi mentah, Dinas Perikanan juga mulai menggenjot sektor hilirisasi melalui pengolahan ikan yang telah mencapai angka 3.300 ton. Hilirisasi ini dipandang krusial untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal di pasar yang lebih luas. Melalui pengolahan yang baik, Uun berharap hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual dalam bentuk segar, namun memiliki daya saing lebih tinggi melalui berbagai produk turunan.

"Tahun 2025 produksi perikanan tangkap kita sekitar 36.672 ton, alhamdulillah ada kenaikan sekitar 1.000 ton dari tahun sebelumnya," katanya.

Ia pun mengimbau kepada nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri saat kondisi laut sedang tidak memungkinkan. Dengan dukungan cuaca yang bersahabat, Ia optimis Pandeglang mampu memenuhi target produksi ikan secara maksimal pada periode mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....