Produksi Ikan Air Tawar di Lebak Capai 4.089,15 ton
- 24 Apr 2026 06:49 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Berdasarkan data tahun 2025, produksi ikan tawar di Kabupaten Lebak mencapai 4.089,15 ton. Jenis ikan yang dibudidayakan meliputi lele, nila, gurame, patin, bawal, hingga udang. Produksi tersebut mampu menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp141 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa sektor perikanan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Lebak, menargetkan mampu mencapai swasembada ikan tawar pada tahun 2027. Upaya ini dilakukan agar kebutuhan konsumsi ikan masyarakat dapat dipenuhi dari produksi lokal tanpa bergantung pada pasokan luar daerah.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Winda Triana, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan berbagai program pembinaan bagi para pembudidaya ikan tawar. Langkah ini menjadi kunci dalam meningkatkan produksi sekaligus kualitas hasil perikanan. Saat ini, terdapat 644 kelompok pembudidaya ikan tawar di wilayah Lebak.
Setiap kelompok rata-rata beranggotakan sekitar 10 orang yang secara langsung terlibat dalam kegiatan budidaya. “Kami bekerja keras melalui penyuluhan dan pembinaan agar Lebak bisa swasembada ikan tawar pada 2027,” kata Winda, Kamis,23 April 2026.
Menurutnya, pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan perilaku, sikap, dan keterampilan para pembudidaya. Hal ini dinilai penting agar metode budidaya yang dilakukan semakin modern dan efisien. Winda mengungkapkan, masih ditemukan sejumlah praktik budidaya yang kurang sesuai standar.
Misalnya penggunaan pakan yang tidak higienis serta penggunaan benih yang belum unggul. “Kami masih menemukan penggunaan pakan dari bahan yang tidak layak, sehingga perlu perbaikan agar kualitas ikan tetap terjaga,” ujarnya.
Untuk itu, pada tahun ini pihaknya memfokuskan penilaian terhadap lima kelompok pembudidaya sekaligus membentuk lima kelompok baru. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan secara merata. Pemerintah daerah juga melakukan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk kolam ikan di Balai Benih Ikan UPTD Perikanan Budidaya Air Tawar dan Payau (BATP) Cipanas.
Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas benih ikan yang dihasilkan. Dengan benih unggul, produktivitas pembudidaya diyakini akan meningkat secara signifikan.
Pemerintah daerah sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan benih ikan kepada kelompok pembudidaya. Bantuan ini menjadi stimulus untuk mempercepat peningkatan produksi.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis target swasembada ikan tawar pada 2027 dapat tercapai. Hal ini sekaligus diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya secara berkelanjutan. “Kami optimistis berbagai program ini mampu meningkatkan populasi ikan dan mendukung swasembada pangan ikan di Lebak,” kata Winda.
Seorang pembudidaya ikan di Kecamatan Maja, Maman, mengaku usahanya terus berkembang berkat pembinaan dari pemerintah daerah. Ia kini mampu memasok ikan lele ke sejumlah pasar di Lebak dan Serang. “Kami bisa memasok 15 sampai 20 ton lele setiap pekan ke pasar, dan itu sangat membantu perekonomian kami,” kata Maman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....