Hadapi Potensi Megathrust, DIY Gelar Simulasi Bencana
- 25 Apr 2026 05:58 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta berkomitmen, mewujudkan wilayah yang tangguh bencana. Sebab, berbagai resiko bencana mengintai masyarakat, salah satunya gempa bumi.
Lembaga seperti BMKG juga mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada, terkait potensi gempa besar di selatan Pulau Jawa, dengan magnitudo 8,7 skala richter. Gempa sebesar itu, berpotensi memicu kerusakan massif, serta gelombang tsunami yang besar.
Sehingga, pemda terus menguatkan pola mitigasi untuk pengurangan resiko, salah satunya melalui simulasi kebencanaan. Apalagi di bulan April ini, terdapat peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana.
Sekda Daerah Istimewa Yogyakarta, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengajak masyarakat, untuk selalu menerapkan budaya siaga, dalam kehidupan sehari-hari. ”Kita kan memang hidup di area beresiko, jadi harapan kita ini akan jadi satu kebiasaan,” katanya di Kantor Gubernur DIY, Jumat 24 April 2026.
Selain di lingkungan masyarakat, membangun kewaspadaan terhadap bencana, juga wajib diterapkan di area perkantoran. Anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, Fikar Yunizar Eka Pramana menyampaikan sejumlah rekomendasi.
Sehigga, mitigasi bencana di lingkungan kantor, bisa berjalan efektif. ”Pertama kantor pemerintah harus mempunyai Tim Siaga Bencana atau tim keselamatan, dan yang kedua, dengan melaksanakan simulasi atau pelatihan penanganan bencana.”
Di samping itu, Fikar menghimbau setiap individu, agar memahami jenis-jenis bencana, serta menguasai metode penyelamatan dasar. Hal itu bisa diperoleh, melalui edukasi dan simulasi bencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....