Proyek Kolam Retensi Nanga-Nanga Senilai Rp385 Miliar Mulai Dimatangkan
- 23 Apr 2026 16:50 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, meninjau rencana pembangunan kolam retensi di kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Rabu, 22 April 2026.
Kunjungan ini juga diikuti oleh anggota DPR RI Ahmad Safei serta Plt Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Adenan Rasyid.
Siska Karina Imran menjelaskan bahwa pembangunan kolam retensi tersebut merupakan solusi utama untuk pengendalian banjir di wilayah Kota Kendari.
Pemerintah Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR RI yang telah membawa aspirasi pembangunan infrastruktur ini ke tingkat pusat.
“Ini adalah langkah strategis. Kami sangat berterima kasih kepada Komisi V DPR RI yang telah membawa aspirasi daerah ke tingkat pusat. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan terus kami perkuat agar berbagai hambatan di lapangan dapat segera teratasi,” ujarnya.
Berdasarkan pemaparan Kementerian PUPR, Kolam Retensi Nanga-Nanga dirancang dengan luas lahan mencapai 45,54 hektare.
Infrastruktur ini diproyeksikan memiliki kapasitas tampung sebesar 1,58 juta meter kubik air untuk mengendalikan luapan di jam sibuk hujan.
Total anggaran yang diperkirakan untuk penyelesaian proyek ini mencapai Rp385,34 miliar.
Pembangunan ini diklaim mampu menekan debit banjir hingga 54,14 persen dari kondisi saat ini.
Selain fungsi teknis, kawasan tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai area konservasi air dan ruang terbuka publik bagi warga.
Wali Kota menegaskan kesiapan administrasi dari pihak pemerintah kota untuk mendukung kelancaran proyek strategis nasional tersebut.
Kawasan Amohalo dipilih karena menjadi titik dengan potensi genangan terbesar akibat kiriman air dari wilayah Konawe Selatan dan Konawe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....