Pasar Baru Tuban Terbakar Ini Tanggapan ULP PLN Tuban

  • 23 Apr 2026 11:34 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tuban memberikan tanggapan resmi terkait dugaan sementara tentang adanya korsleting listrik yang memicu kebakaran besar di Pasar Baru Tuban pada Kamis, 23 April 2026 dini hari. Manajer ULP PLN Tuban, Baskoro Ocky Widakdo, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan kebakaran dari petugas piket sejak pagi buta.

Segera setelah laporan diterima, petugas PLN langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran di lapangan.‎ Baskoro menjelaskan bahwa langkah pertama yang diambil adalah memutus aliran listrik di kawasan pasar guna menjamin keamanan petugas pemadam saat menjinakkan api.‎

‎Selain melakukan pemadaman arus untuk keamanan, PLN kini tengah fokus menginventarisasi kerusakan aset di lokasi kejadian. "Petugas piket PLN berkoordinasi dengan petugas Damkar dan segera diperintahkan untuk mematikan aliran listrik di kawasan Pasar Baru demi kelancaran penanganan pemadaman api," ujarnya kepada rri.co.id.‎

‎Menanggapi dugaan sementara bahwa kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik, Baskoro memberikan edukasi mengenai batasan kewenangan antara PLN dan pemilik bangunan. Ia menegaskan bahwa kabel atau peralatan yang keluar dari kWh meter PLN menuju instalasi menjadi tanggung jawab pemilik bangunan.‎

‎"Ada batasan kewenangan PLN. Bahwasanya kabel atau peralatan yang keluar dari kWh meter PLN atau yang menuju instalasi dalam bangunan menjadi tanggung jawab pemilik bangunan," ucapnya tegas.‎

‎Hingga saat ini, tim teknis PLN masih berada di lokasi untuk menyisir dampak kerusakan pada infrastruktur kelistrikan milik negara, untuk memastikan area tersebut aman dari potensi bahaya listrik susulan.‎

‎"Perlu diketahui, dari pagi tadi sampai dengan saat ini petugas kami masih terus menginventarisasi aset-aset PLN yang ikut terbakar serta melakukan pengamanan terhadap aset yang masih tersisa," kata Baskoro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....