Lupa Matikan Tungku, Rumah dan Kandang di Tuban Hangus Terbakar

  • 15 Jul 2026 14:31 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah dan kandang ternak milik warga di Dusun Joho, RT.10/RW.02, Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, pada Rabu 15 Juli 2026. Peristiwa yang terjadi di pagi hari tersebut diduga dipicu oleh api tungku yang digunakan untuk merebus air, kemudian ditinggalkan pemiliknya.

‎‎Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pihak pemadam kebakaran pada pukul 08.42 WIB dari warga setempat. "Mendapat laporan tersebut, tim Pos Damkar Bancar dengan satu unit mobil pemadam segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 08.50 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman," ujarnya.

‎Proses pemadaman melibatkan sinergi antara tim Damkar, Pemerintah Desa Kayen, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar. Berkat respons cepat petugas, api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 09.16 WIB, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan hingga dinyatakan benar-benar aman.

‎‎Berdasarkan keterangan di lapangan, Sutaji menjelaskan jika peristiwa bermula ketika istri korban, Wasriatun, sedang merebus air menggunakan tungku kayu bakar. Saat itu, ia pergi ke ladang tanpa memastikan api di tungku telah padam sepenuhnya.

‎‎Api kemudian membesar dan menyambar tumpukan jerami yang berada di dekat tungku, lalu merembet hingga menghanguskan bagian dapur, kandang, serta bagian belakang rumah. "Korban saat itu merebus air, tapi lupa tidak dimatikan, akhirnya terjadi kebakaran," katanya.

‎‎Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 100.000.000, yang meliputi bangunan dapur, kandang, serta dua ekor kambing milik korban. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini.

‎Petugas juga berhasil menyelamatkan aset berharga milik korban dengan estimasi nilai mencapai Rp 350.000.000, di antaranya bangunan rumah bagian depan serta dua ekor sapi milik korban. "Untungnya masih ada beberapa aset yang berhasil kami amankan, sebelum api menjalar lebih luas," katanya.

‎‎Terkait kejadian ini, Sutaji mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tuban untuk selalu waspada dan memastikan tungku atau kompor dalam keadaan benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Hal itu guna mencegah musibah serupa terulang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....