Ratu Dewa Instruksikan OPD Siaga Karhutla

  • 22 Apr 2026 08:51 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Ancaman karhutla, banjir, dan cuaca ekstrem mendorong Pemerintah Kota Palembang memperkuat kesiapsiagaan lintas sektor. Seluruh perangkat daerah diminta siaga menghadapi dinamika musim pancaroba.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin rapat kesiapsiagaan di Rumah Dinas Wali Kota. Rapat diikuti pimpinan OPD dan camat se-Kota Palembang, Selasa 21 April 2026.

Ia menegaskan kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi prioritas utama. Koordinasi antarlembaga dinilai menentukan efektivitas penanganan di lapangan.

“Nanti kita akan membagi beberapa tugas OPD, terkait antisipasi kita menghadapi musim pancaroba,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.

Menurutnya, pemerintah kota harus bergerak cepat dan tidak boleh terlambat merespons potensi bencana. Kesiapan menghadapi banjir dan kemarau panjang menjadi perhatian utama.

Berdasarkan prediksi BMKG, pola cuaca masih didominasi hujan dengan skema empat hari hujan dan tiga hari panas. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi secara bersamaan.

Untuk itu, Ratu Dewa meminta pemetaan wilayah rawan banjir dan kebakaran segera dilakukan. Langkah ini menjadi dasar dalam menentukan strategi mitigasi.

“Saya minta kepada Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup agar melakukan pemetaan titik rawan banjir dan juga rawan kebakaran,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan pembentukan satgas gabungan penanggulangan bencana. Satgas ini akan mengoordinasikan respons cepat lintas OPD di lapangan.

Dinas Kesehatan diminta menyiapkan layanan kesehatan, termasuk masker dan posko medis. Layanan kesehatan bergerak juga disiapkan untuk menjangkau masyarakat terdampak.

Dinas Sosial ditugaskan mendata wilayah rawan kekeringan air bersih. Sementara Dinas Kominfo diminta memperkuat penyebaran informasi dan edukasi publik.

Satpol PP akan melakukan sosialisasi terkait larangan membakar lahan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Edukasi juga dilakukan melalui media informasi di ruang publik.

Para camat diminta aktif berkoordinasi hingga tingkat RT dan RW. Edukasi masyarakat dinilai penting dalam menekan risiko bencana.

Ratu Dewa menegaskan penanganan bencana harus dilakukan secara kolaboratif. Seluruh OPD memiliki peran strategis dalam menjaga kesiapsiagaan daerah.

“Intinya, kita tidak ingin hanya menonjolkan satu atau dua OPD saja, semuanya harus berperan aktif,” tuturnya.

Dengan langkah tersebut, Pemkot Palembang berharap kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem semakin kuat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu meminimalkan dampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....