Melestarikan Bir Pletok Khas Betawi

  • 18 Apr 2026 23:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Program siaran berjaringan Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 kembali mengangkat kekayaan budaya Nusantara melalui acara Suara Budaya Nusantara Berjaringan yang disiarkan pada Jumat, 17 April 2026. Dalam edisi kali ini, tema pelestarian minuman tradisional Betawi, bir pletok, menjadi sorotan utama yang menarik perhatian pendengar dari berbagai daerah.

Dipandu oleh presenter Lia dari Pro 4 RRI Jakarta, acara berlangsung hangat dan interaktif. Lia membuka perbincangan dengan menekankan pentingnya menjaga warisan kuliner tradisional di tengah gempuran minuman modern yang semakin populer di kalangan generasi muda.

Sebagai narasumber, Risky Kurniawan, pemilik usaha Bir Pletok hadir untuk berbagi pengalaman sekaligus pengetahuannya tentang bir pletok. Ia menjelaskan bahwa minuman ini bukan sekadar pelepas dahaga, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam bagi masyarakat Betawi.

“Bir pletok itu bukan hanya minuman, tapi bagian dari identitas budaya Betawi yang harus terus dijaga,” ujar Risky. Ia menambahkan bahwa bahan-bahan alami seperti jahe, serai, dan rempah lainnya menjadikan bir pletok kaya manfaat bagi kesehatan.

Dalam perbincangan tersebut, Risky juga mengungkapkan tantangan dalam melestarikan bir pletok di era modern. Menurutnya, perubahan selera masyarakat serta kurangnya edukasi menjadi kendala utama yang harus dihadapi oleh para pelaku usaha tradisional.

“Generasi muda perlu dikenalkan dengan cara yang lebih menarik, baik dari segi kemasan maupun penyajian,” katanya. Ia menilai inovasi menjadi kunci agar minuman tradisional tetap relevan tanpa menghilangkan nilai aslinya.

Lia pun menyoroti peran media, khususnya RRI, dalam memperkenalkan kembali kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas. Ia berharap siaran seperti ini dapat menjadi jembatan antara tradisi dan generasi masa kini.

Risky turut membagikan upayanya dalam mengembangkan usaha bir pletok, mulai dari menjaga kualitas bahan hingga memperluas distribusi. Ia menegaskan bahwa konsistensi menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.

“Kalau kita serius menjaga kualitas, masyarakat pasti akan kembali dan bahkan ikut mempromosikan,” ujarnya. Ia optimistis bir pletok dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara.

Melalui program ini, RRI kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya Nusantara. Harapannya, semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga dan mengembangkan warisan lokal seperti bir pletok agar tetap hidup di tengah arus globalisasi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....