Khutbah Jumat RRI Makassar Kupas tentang Nikmat Dunia

  • 17 Apr 2026 12:52 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Muawanah RRI Makassar pada pelaksanaan shalat Jumat, 17 April 2026, yang bertepatan dengan 28 Syawal 1447 H, khutbh jumat disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 1 pada frekuensi FM 94.4 MHz dan Pro 4 pada FM 92.5 MHz, sehingga pesan kebaikan dari mimbar masjid dapat menjangkau masyarakat Sulawesi Selatan secara lebih luas. Hadir sebagai khatib, Ustaz Abu Qotadah Al-Barowy menyampaikan khutbah mendalam bertajuk "Kehidupan Ternikmat di Dunia".

Dalam uraiannya, ia menyoroti fenomena psikologis manusia yang sering kali terjebak dalam perlombaan materi. "banyak orang merasa harus memiliki apa yang dimiliki orang lain, sehingga dunia menjadi magnet luar biasa yang membuat manusia rela berjuang jatuh bangun tanpa kenal lelah demi mengejar fatamorgana kemewahan, " ujarnya. Ustaz Abu Qotadah menjelaskan bahwa standar keberhasilan di mata manusia saat ini sangat beragam.

"Ada yang menempuh jalur pendidikan tinggi demi kelulusan terbaik, ada yang berjibaku dalam dunia perdagangan tanpa latar belakang sekolah formal, hingga mereka yang mengejar pangkat dan popularitas. Allah SWT memang menjanjikan akan memberikan dunia bagi siapa saja yang mengejarnya, namun dengan sebuah peringatan keras bagi mereka yang melupakan akhirat. Siapa yang hanya meminta dan menginginkan perhiasan dunia, Allah akan memberikannya. Namun, sebagian manusia lupa bahwa jika orientasinya hanya dunia, maka ia tidak akan mendapatkan bagian sedikit pun di akhirat kelak," tegas Ustaz Abu Qotadah di hadapan para jamaah dan pendengar setia RRI.

Lebih lanjut, khatib mengkritisi realitas sosial di mana jabatan tinggi dan harta melimpah ternyata tidak menjamin hadirnya kebahagiaan hakiki. Beliau menyebutkan bahwa banyak orang yang telah meraih segala kebutuhan dunianya, namun hatinya tetap terasa hampa. Hal ini terjadi karena segala kenikmatan tersebut tidak menjadikan sang pemilik semakin tunduk dan taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, melainkan justru menjauhkannya dari sang pencipta.

Inti dari khutbah tersebut yakni mengajak jamaah untuk merenungkan kembali makna kenikmatan yang sesungguhnya. Ustaz Abu Qotadah menegaskan bahwa nikmat terbaik di dunia bukanlah angka di rekening bank atau tingginya jabatan, melainkan kemampuan seorang hamba untuk mengenal jalan Allah. Mengenal Allah (Ma’rifatullah) adalah anugerah yang tidak bisa dibayar dengan materi apa pun, karena dari sanalah ketenangan batin berasal.

Sebagai penutup, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa mengevaluasi diri apakah nikmat yang diterima saat ini telah menghantarkan pada ketaatan atau justru melalaikan. Mengenal Allah adalah kunci utama untuk merasakan surga dunia sebelum surga akhirat. Khutbah Jumat ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan umat dan keberkahan bagi bangsa, sembari mengingatkan pendengar RRI agar selalu mengutamakan rida Ilahi di atas gemerlapnya dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....